TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Bawaslu Minta Kasus Suap Panwaslu Garut Ditindak Tegas

25/02/2018 - 15:34 | Views: 5.62k
Ketua Bawaslu Abhan (FOTO: Ikhwan Yanuar/ Viva)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta aparat penegak hukum menindak tegas kasus suap Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Jawa Barat Heri Hasan Basri. 

Diketahui, Hasan bersama Komisioner KPU Kabupaten Garut, Ade Sudrajad ditangkap pihak kepolisian karena terbukti menerima suap dari salah satu pasangan calon (paslon) di Pilkada Kabupaten Garut. 

"Kasus ini adalah kasus suap sehingga orang yang memberikan suap harus juga ditindak secara tegas tanpa pandang bulu," tegas Ketua Bawaslu Abhan dalam keterangan teks, Minggu (25/2/2018).

Menurutnya, tindakan Hasan tersebut telah membuat malu korps penyelenggara Pemilu. Meski begitu, ia menegaskan, tindakan Ketua Panwaslu dan Komisioner KPU itu murni ulah pribadi mereka. Tidak ada pengaruh dari Bawaslu secara lembaga yang membuat mereka menerima uang dari pasangan calon tertentu. 

"Peristiwa operasi tangkap tangan yang menimpa anggota KPU dan Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Jawa Barat, merupakan peristiwa yang memalukan bagi korps penyelenggara Pemilu," tuturnya. 

Kata dia, Bawaslu akan segera menindaklanjuti kejadian ini dan memberhentikan sementara Heri Hasan Basri dari jabatan Ketua Panwaslu Kabupaten Garut.

"Bawaslu segera menindaklanjuti kasus ini dengan memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut sambil menunggu penetapan dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)," tutur dia.

Tambahan informasi, Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri dan Komisioner KPU Kabupaten Garut, Ade Sudrajad ditangkap polisi. Keduanya diduga menerima suap untuk meloloskan salah satu paslon Bupati dan Wakil Bupati Garut di Pilkada 2018. (*)

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher :
Copyright © 2018 TIMES Banyuwangi
Top

search Search