TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Olahraga
IBL 2017-2018

Sempat Tertinggal, NSH Jakarta Perkuat Peluang Lolos

24/02/2018 - 19:57 | Views: 4.15k
Pertandingan IBL Satria Muda Pertamina Jakarta (putih) melawan NSH Jakarta di GOR Bima Sakti Malang. Sabtu,24/2/2018. (FOTO-FOTO: Tria Adha/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – NSH Jakarta sukses memperkuat tiga besar di klasemen divisi merah usai menundukkan pemegang puncak klasemen Satria Muda.

Pertandingan yang berlangsung di GOR Bima Sakti, Kota Malang, Jawa  Timur, Sabtu (24/2/2018), NSH menang dengan skor 79-73. Pemain asing NSH Jakarta, Griffin Brachon pun menjadi bintang pertandingan dengan menorehkan 50 poin. 

Jalannya pertandingan berlangsung ketat. Selama kuarter pertama, Satria Muda mendominasi jalannya permainan. Penampilan Andre Johnson yang tampil agresif pun sukses membawa timnya unggul di 20-7 di kuarter pertama. 

Pada kuarter kedua, NSH Jakarta mulai menyusul kepemimpinan lewat performa gemilang Griffin Brachon. Namun, sayang Satria Muda yang memberikan perlawanan menutup laga kuarter kedua dengan skor 34-29.

nsh2bd3b1.jpg

Persaingan ketat dan panas mulai terjadi di kuarter ketiga pertandingan. NSH Jakarta yang mengincar terus mencetak poin untuk mengejar Satria Tama. Duel kedua tim pun membuat babak ketiga berakhir dengan keunggulan Satria Tama 59-51. 

Kuarter penentu, NSH Jakarta terus memberikan perlawanan sengit. Bahkan penampilan Griffin Brachon yang agresif sukses membawa timnya, meraih hasil imbang 70-70. NSH Jakarta yang memanfaatkan kelengahan Satria Muda yang sebelumnya memimpin, akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 79-73.

nsh409d74.jpg

Pelatih NSH Jakarta, Wahyu Widayat Jati pun mengapresiasi kemenangan yang diraih malam ini. Menurutnya, tim telah menampilkan permainan yang bagus dan sesuai dengan taktik strategi.

"Hari ini permainan sesuai harapan, semua main fearless, tanpa ada ketakutan lawan tim besar," katanya.

nsh3.tria7962e.jpg

Sedangkan, Pelatih Satria Muda Youbel Sondakh mengaku pemain terlalu santai dan kurang agresif. Ia melihat timnya bermain lepas dan terlihat meremehkan lawan. 

"Ini pembelajaran kami, untuk tidak meremehkan permainan. Semoga ini bisa memotivasi pertandingan laga selanjutnya, yang pasti besok harus menang," katanya.

nsh1.triac0478.jpg

Sementara itu, di laga sebelumnya pertandingan tim divisi merah, Pasific Caesar memenangkan pertandingan atas Satya Wacana Salatiga dengan skor 88-80.(*)

Jurnalis : Imadudin Muhammad
Editor : Yatimul Ainun
Publisher :
Copyright © 2018 TIMES Banyuwangi
Top

search Search