TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Tepis Isu Kenaikan Harga Beras, Satgas Pangan Sidak ke Sejumlah Pasar

23/01/2018 - 15:44 | Views: 5.44k
ILUSTRASI - Beras Bulog (FOTO: Dok.TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, PROBOLINGGO – Guna menepis isu kenaikan harga beras, tim satgas pangan Kota Probolinggo Jawa Timur, melakukan inspeksi mendadak, Selasa (23/1/2018). Hasilnya, petugas tidak menemukan kenaikan signifikan pada harga beras. Selain itu, gembar-gembor isu beras impor, juga tidak ditemukan.

Tim satgas pangan, yang terdiri dari Polresta Probolinggo, Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP), serta Bulog, langsung mengecek harga ke tingkatan pedagang kecil, di pasaran. Sasaran pertama, adalah Pasar Wonoasih, di Kecamatan Wonoasih.

Dari pemeriksaan itu, petugas mendapati harga yang masih normal. Untuk beras medium seharga Rp 8500 perkilogram, dan beras premium seharga Rp 11.500 perkilogram. “Memang sempat ada kenaikan harga, namun sepekan terakhir berangsur normal,” kata salah satu pedagang, Umi Faridah (39).

 

Kapolresta-Probolinggo-AKBP-Alfian-Nurrizale189c.jpgKapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal, saat ikut sidak harga beras (FOTO: Happy/ TIMES-Indonesia)

Tak berhenti sampai di situ, satgas pangan juga langsung mengecek ke distributor beras, di Jalan Mastrip kota setempat. Di lokasi ini, memang ada kenaikan sebesar seribu rupiah, untuk masing-masing jenis beras.

“Meskipun mengalami kenaikan sejak 1 bulan yang lalu, kenaikan tidak sampai sebesar Rp 2.500 perkilonya, untuk setiap kelas beras. Itu masih termasuk wajar,” kata pemilik distributor Akas, Adi Susanto Saputro.

Kenaikan harga itu sendiri, salah satunya disebabkan oleh petani yang belum masuk masa panen. Namun, dijelaskan Adi, saat ini sejumlah daerah sudah mulai memanen padi. Sehingga dalam waktu dekat, harga diperkirakan kembali normal.

Terkait hasil sidak itu, Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, tidak ada kenaikan harga beras secara signifikan seperti yang diisukan. Sejauh ini, berdasarkan pantauannya, harga beras masih belum melampai Harga Eceran Tertinggi (HET), yang ditetapkan pemerintah. Selain itu, stok beras yang ada di wilayah hukumnya, dipastikan aman sampai lebaran 2018. (*)

Jurnalis :
Editor : Faizal R Arief
Publisher :
Copyright © 2018 TIMES Banyuwangi
Top

search Search