TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita
Pilkada Kota Probolinggo 2018

Hasil LHKPN, Habib Hadi Calon Wali Kota Probolinggo Terkaya

22/01/2018 - 12:05 | Views: 11.04k
ILSUTRASI: LHKPN (FOTO: Istimewa)

TIMESBANYUWANGI, PROBOLINGGO – Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN), menjadi salah satu syarat utama, bapaslon untuk maju dalam pilkada serentak 2018. Berdasarkan data dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), paslon Hadi Zainal Abidin – Moch. Soufis Subri, menjadi yang terkaya.

Disebutkan dalam lama http://kpk.go.id/id/pantau-pilkada-indonesia, harta Habib Hadi Zainal Abidin sebesar Rp 10.059.345.704, dan Moch Soufis Subri sebesar Rp 12.517.206.934.

Menyusul kemudian, Syamsu Alam sebesar Rp 8.570.320.750, dan wakilnya, Kulup Widyono sebesar Rp 4.673.317.844.

Pada urutan ketiga, ada Fernanda Zulkarnain sebesar Rp 3.427.618.649, Zulfikar Imawan sebesar Rp 3.726.176.682.

Sementara untuk bapaslon independent, Sukirman memiliki kekayaan sebesar Rp 1.187.588.000, pasangannya, Abdul Aziz, sebesar Rp 362.070.901.

Kekayaan Suwito sebesar Rp 1.087.000.000 dan pasangannya, Ferry Rahyuwono sebesar Rp 817.000.000.

Sejauh ini, pihak KPU Kota Probolinggo, hanya menerima tanda terimanya dari KPK saja. “Kalau pastinya berapa, itu bukan kewenangan kami untuk publikasi. Melainkan kewenangan KPK langsung,” kata Ketua KPU Kota Probolinggo, Ahmad Hudri, Senin (22/1/2018).

Sementara soal anggaran dana kampanye, Hudri menyebut, sejak awal penetapan hingga akhir pelaksanaan, pihaknya akan memantau penggunaan anggaran paslon.

Berdasarkan PKPU nomor 5/2017, tentang dana kampanye peserta Pilbub, Pilgub, dan pilwali, telah dicantumkan mengenai batasan dana kampanye.

Untuk parpol, sumbangan dibatasi hanya Rp 750 juta saja. Sedangkan untuk dana pribadi yang digunakan para calon, tidak ada batasan. (*)

Jurnalis :
Editor : Yatimul Ainun
Publisher :
Copyright © 2018 TIMES Banyuwangi
Top

search Search