TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Di Bondowoso, Petugas Coklit Harus Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih

20/01/2018 - 18:42 | Views: 11.18k
Proses Coklit di Kabupaten Bondowoso. (FOTO: Istimewa)

TIMESBANYUWANGI, BONDOWOSO – Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) diharuskan melakukan pola sosialisasi berbasis keluarga. 

"Petugas pada saat proses pencocokan dan penelitian (Coklit) juga diharuskan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Perangkatnya sudah disiapkan seperti brosur dan lain-lain," tutur Ketua KPU Bondowoso, Hairul Anam, Jumat (20/1/2018).

Ia menjelaskan ada tiga tahapan dalam proses pemutakhiran data pemilih atau Coklit. Pertama, kata dia, adalah tahap persiapan yang sudah dimulai sejak tanggal 9 Januari hingga 19 Januari 2018 lalu. 

"Selanjutnya adalah tahap pelaksanaan Coklit yang akam dimulai sejak 20 Januari sampai 18 Februari dan tahap pelaporan mulai tanggal 28 Januari hingga 18 Februari," katanya. 

Anam menambahkan saat ini total daftar pemilih yang ada di Bondowoso sebanyak 609.814. Data itu lanjut dia, merupakan hasil sinkronisasi antara DPT pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 dan DP4 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), "Pemilih perempuan sebanyak 309.475 dan pemilih laki-laki sebanyak 300.339," ujarnya. 

Dalam proses Coklit kali ini, KPUD Bondowoso juga mengharuskan petugas datang ke setiap rumah di wilayah kerjanya, "Kita monitoring by name by adress. Jadi harus didatangi satu persatu memang."

Selain memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, masyarakat Bondowoso tahun ini juga akan memilih Bupati dan Wakil Bupati untuk periode 2018-2023.

Hingga pendaftaran ditutup, ada dua Bapaslon yang telah mendaftar yakni Achmad Dhafir - Hidayat dan Salwa Arifin - Irwan Bachtiar. (*)

Jurnalis : Aminatus Sofya
Editor : Faizal R Arief
Publisher :
Copyright © 2018 TIMES Banyuwangi
Top

search Search