TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Jembatan Ambrol, Fuso Muatan Jagung Terjun ke Sungai

19/01/2018 - 15:18 | Views: 5.66k
Kondisi truk fuso yang terjun ke sungai dengan kondisi terbalik. (FOTO: Dicko W/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, PROBOLINGGO – Gara-gara jembatan ambrol, sebuah truk fuso terjun ke sungai dan terbalik. Peristiwa ini terjadi di Desa Palampang, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, Jumat (19/1/2018).

Truk jenis Mitsubushi Fuso bernopol P 8211 UI yang dikemudikan Abdussalam (57) warga Kabupaten Besuki, itu membawa 9 ton jagung untuk dibawa ke Situbondo. Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian. Truk tersebut sedang mengangkut jagung dari area pesawahan yang tak jauh dari lokasi kejadian. Dan melewati jembatan kecil berukuran 3 meter, yang tak seharusnya dilalui truk. Dan di jembatan tersebut sudah ada tanda peringatan, yang hanya mampu dilewati kendaraan bermotor saja. 

“Sopirnya maksa lewat di jembatan ini, padahal kondisi jembatannya sudah tua dan retak. Mungkin sopirnya belum tahu jalan alternatif di sini, akhirnya jembatannya ambrol di sisi kanan, truk ikut terjun juga,” ungkap Sudar, salah satu saksi yang melihat kejadian tersebut, saat di lokasi.

Sementara Abdussalam, sopir truk hanya mengalami luka lecet saja, dan langsung pulang ke rumahnya. Hingga kini, truk dengan kodisi terbalik disungai dengan kedalaman air sekitar 50 cm itu, masih belum dievakuasi karena harus menggunakan alat berat.

Rudianto, yang juga warga setempat mengatakan, saat jembatan itu ambrol dan truk terjun ke dalam sungai, kondisinya sedang hujan. Padahal, meski tidak kondisi hujanpun, truk dilarang melintas di jembatan itu.

“Mungkin muatannya juga terlalu berat, apalagi saat itu hujan, kondisi jembatan itu sendiri sudah retak. Saat truk di tengah jembatan tiba-tiba jembatan ambrol,” terangnya.

Sementara anggota Polisi dari Polsek Paiton, langsung mendatangi ke lokasi, untuk melakukan olah TKP. Dan hingga kini, truk tersebut masih menjadi tontonan warga setempat yang melintas di jalan Desa Paiton. (*)

Jurnalis : Dicko W
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher :
Copyright © 2018 TIMES Banyuwangi
Top

search Search