TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita
Pemilu 2019

Ini Temuan Panwaslu Lamongan saat Verifikasi Faktual Parpol

19/01/2018 - 12:42 | Views: 14.40k
Ketua Panwaslu Kabupaten Lamongan, Toni Wijaya saat dimintai keterangan awak media, Jumat (19/1/2018). (FOTO: Ardiyanto/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, LAMONGAN – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mendapat temuan mengejutkan selama pelaksanaan verifikasi faktual yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

Ketua Panwaslu Kabupaten Lamongan, Toni Wijaya mengatakan satu partai politik (parpol) Partai Garuda di Kabupaten Lamongan ternyata memiliki dua Surat Keputusan (SK) yang berbeda.

“Dua SK pengurus Partai Garuda dengan dua nama sekretaris,” kata Toni di kantor Panwaslu Kabupaten Lamongan, Jalan Sunan Drajat Lamongan, Jumat (19/1/2018). 

Menurut Toni, dua SK pengurus yang berbeda tersebut, ada di data Sistem informasi parpol (sipol) KPU dan ada yang disimpan pengurus Partai Garuda. 

"Jadi di sistem informasi Parpol yang ada di KPU disebutkan sekretaris dipegang oleh Mudhofar, SE sementara di SK yang disimpan oleh pengurus di sekretariat mereka, jabatan sekretaris dipegang oleh Khambali," ucap Toni. 

Toni membeberkan, sesuai dengan regulasi, salinan surat keputusan kepengurusan parpol di semua tingkatan harus sesuai dengan data yang telah ada di Sipol KPU. 

Namun, apabila tak sesuai, maka parpol yang bersangkutan bisa dinyatakan tidak memenuhi syarat meski masih bisa melakukan perbaikan dalam masa verifikasi faktual perbaikan. 

“Partai politik yang bersangkutan juga sudah kami mintai keterangan dan berjanji akan mengurus perbedaan tersebut," ujar Toni.

Tak hanya menemukan dua SK berbeda untuk satu jabatan di Partai Garuda, pihaknya juga menemukan tentang keterwakilan 30 persen perempuan di parpol baru. Ia menjelaskan, untuk keterwakilan 30 persen perempuan ini, Panwaslu menemukan dua parpol baru yang belum memenuhi syarat. 

"Dua parpol yang belum memenuhi syarat keterwakilan 30 persen perempuan ini adalah Partai Berkarya dan Partai Garuda," tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Toni, dari total lima pengurus secara kualitatif di dalam SK Partai Berkarya, ada dua nama perempuan, namun ketika dilakukan verifikasi faktual hanya satu orang pengurus perempuan saja dari keterwakilan 30 persen perempuan. 

Sementara untuk Partai Garuda, dari tujuh pengurus terdapat dua nama perempuan tetapi saat dilakukan verifikasi faktual hanya satu pengurus perempuan yang dapat dihadirkan. 

“Semua hasil temuan Panwaskab ini sudah kami kirimkan ke KPU sebagai rekomendasi untuk bisa ditindaklanjuti," kata Toni.

Secara terpisah, Komisioner KPU Kabupaten Lamongan, Siswanto menyatakan, pihaknya akan menindaklanjuti hasil rekomendasi dari Panwaslu Kabupaten Lamongan.

“Untuk parpol baru yang disebut dalam rekomendasi Panwas itu juga masih ada waktu untuk melakukan perbaikan saat verfak perbaikan nanti," tutur Siswanto di kantor KPU Lamongan, Jalan Basuki Rahmat. (*)

Jurnalis : Ardiyanto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher :
Copyright © 2018 TIMES Banyuwangi
Top

search Search