Peristiwa - Daerah
Dengan Pesawat Drone, LAPAN Petakan Kawasan Terdampak Banjir Banyuwangi
09-07-2018 - 15:38 | Views: 3.29k
Lokasi terdampak banjir dari ketinggian (FOTO: Dokumentasi LAPAN for TIMESIndonesia)
Lokasi terdampak banjir dari ketinggian (FOTO: Dokumentasi LAPAN for TIMESIndonesia)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Setelah sukses memetakan kawasan Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, dengan pesawat drone mininya, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) bergeser ke lokasi terdampak banjir di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Senin (9/7/2018).

“Tujuanya sama yaitu memetakan kawasan fungsional. Bedanya, kalau di Desa Alasmalang ini lebih kepada pengambilan sampel dan melihat lokasi terdampak banjir,” ujar Atik Bintoro, Tim Pemantau LAPAN kepada awak media.

Atik mengatakan, pemetaan tersebut berupa pengambilan gambar secara 3 dimensi (3D) dari udara di sepanjang jalur Sungai yang dilewati banjir bandang.

“Gambar ini nantinya akan menjadi laporan kami kepada atasan. Dengan cara ini kami bisa memetakan perkiraan berapa kubik material berupa lumpur, tumpukan pasir dan air yang terbawa oleh banjir,” beber Atik.

Atik mengaku datang bersama tim ke lokasi terdampak banjir karena ada saran dan masukan dari sejumlah rekannya. Saran tersebut lalu diteruskan kepada pimpinan LAPAN hingga kemudian diamini.

“Sebenarnya tujuan kami ke Banyuwangi hanya memetakan Desa Jajag saja, namun karena ada saran dari teman dan pimpinan membolehkan, kami berangkat. Selanjutnya kami hubungi Pak Lutfi, Camat Singojuruh, beliau juga sudah oke,” terangnya.

Atik menjelaskan, pemetaan LAPAN di lokasi terdampak banjir Desa Alasmalang dengan menggunakan pesawat drone tersebut, juga bisa sebagai bahan analisis terintegrasi bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kalau dibutuhkan. “Jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk analisis integrasi bencana alam, kami siap bekerja sama dengan PVMBG,” tandas Atik. (*)

Pewarta
: Rizki Alfian
Editor
: Faizal R Arief
Publisher
: Rochmat Shobirin