TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Gaya Hidup

Trend Busana 2018/2019 Akan Ditentukan Dari Malang

19/01/2018 - 11:07 | Views: 5.79k
Belinda Ameliyah (busana hitam) dan salah satu moment fashion busana yang digelar IFC. (FOTO: Istimewa for TIMES INDONESIA)

TIMESBANYUWANGI, MALANG – Puluhan Perancang Busana top Indonesia yang tergabung dalam organisasi Indonesian Fashion Chamber (IFC) akan berkumpul di Malang pada (28-30/1/2018) mendatang. Mereka akan bertemu dan membicarakan trend busana 2018/2019 di Harris Hotel and Convention Hall. 

Sejumlah nama perancang busana top yang akan hadir dalam konferensi itu antara lain Ali Charisma,Elma Faricha, Alfred, Sav Latin, Deden Siswanto, Muslimah, Lenny Agustin, Hannie Hananto, Gerald Sugeng, Bramanta Wijaya, Sofie, dan Wedagitha. 

Wakil Ketua Bidang Fashion Show, Belinda Ameliah kepada TIMES Indonesia, Jumat (19/1/2018) pagi mengatakan, selain berkonferensi dengan seminar juga akan mengisinya dengan fashion busana yang ngetrend di tahun 2018/2019.

Model.jpg

Sedikitnta 98 model akan ditampilkan dengan 158 koleksi busananya. 

Assosiasi perancang mode IFC ini dibentuk oleh Ali Charisma dan 118 kawan-kawannya sesama perancang mode setelah mereka keluar dari Assosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia  (APPMI) pada November 2015.

Organisasi ini komitmen untuk mewadahi dan memperkuat fondasi mode tanah air demi kemajuan industri mode. Karena itu organisasi ini merasa bertanggungjawab mewadahi designer muda agar bisa diterima dalam platform global. 

"Itu salah satu tujuan IFC," tegas Belinda.

IFC, menurutnya, juga memiliki visi dan misi yang jelas yakni mempromosikan Indonesia sebagai sumber inspirasi fashion dan menjadikan designer Indonesia berjaya di pasar Nasional. 

Fashion.jpg

Karena itu, kata dia, IFC mendorong designer fashion kreatif dan inovatif dalam menggunakan bahan lokal (sumber daya lokal) yang ditopang tiga pilar dasar penelitian (research) yakni pembangunan bisnis dengan menciptakan produk ready to wear handcrafted fashion,  mengembangkan dan menciptakan Indonesian trend forecasting. 

"Dan mencari inspirasi untuk produk gaya hidup di pasar global," ujar Belinda. (*)

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher :
Copyright © 2018 TIMES Banyuwangi
Top

search Search