TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Hingga Akhir Januari, Bulog Bondowoso Target Habiskan 3000 Ton Cadangan Beras

15/01/2018 - 19:22 | Views: 4.26k
Kepala Bulog Subdivre Bondowoso, Adhekan (kiri). (FOTO: Sofy/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BONDOWOSO – Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre Bondowoso menarget bisa menghabiskan cadangan beras hingga 3000 ton dalam operasi pasar yang digelar sampai akhir Januari 2018.

"Sejak kami mulai operasi pasar dari Desember 2017 lalu sampai saat ini, sudah ada 700 ton beras yang kami keluarkan. Target bisa keluar 3000 ton sampai akhir bulan ini (Januari)," tutur Kepala Bulog Subdivre Bondowoso, Adhekan, Senin (15/1/2018).

Ia mengatakan saat ini cadangan beras yang dimiliki Bulog Subdivre Bondowoso sebanyak 12.400 ton. Jumlah ini kata dia, digunakan untuk mencukupi kebutuhan dua Kabupaten yakni Bondowoso dan Situbondo yang setiap bulannya menghabiskan sekitar 1800 hingga 2000 ton. 

"Cukuplah untuk lima bulan kedepan," katanya. 

Jika nantinya cadangan beras milik Bulog Subdivre Bondowoso menipis akibat penggelontoran pada operasi pasar, Adhekan mengaku tidak khawatir mengingat musim panen akan segera tiba.

 "Justru bagus karena kami tidak menyimpan terlalu lama. Setelah kami melakukan serapan langsung dikeluarkan, jadi fresh beras kita," ujarnya. 

Menyikapi harga beras yang terus naik, Adhekan menyatakan pihaknya saat ini terus melakukan operasi pasar untuk mengintervensi harga. Bahkan di Situbondo, operasi pasar langsung telah dilakukan ke beberapa pasar di Kabupaten tersebut.

"Situbondo itu atas instruksi Bupati langsung. Bondowoso sudah juga hanya belum diperpanjang. Begitu kami diminta, kami akan laksanakan langsung," katanya. 

Harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan bagi pedagang yang menjadi mitra Bulog adalah sebesar Rp 9.450 per kilogram untuk beras medium dan Rp 12.800 per kilogram bagi beras premium. (*)

Jurnalis : Aminatus Sofya
Editor : Yatimul Ainun
Publisher :
Copyright © 2018 TIMES Banyuwangi
Top

search Search