TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Polres Banyuwangi Bagikan Air Bersih ke Warga Terdampak Banjir

13/01/2018 - 20:50 | Views: 10.44k
Pembagian air bersih layak konsumsi oleh jajaran Polres Banyuwangi beserta jajaran Kepolisian dan Bhayangkari (FOTO: Hafil Ahmad/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Banjir di wilayah Banyuwangi selatan memunculkan kondisi krisis air bersih.

Untuk itu, Polres Banyuwangi berinisiatif mendistribusikan air bersih ke warga terdampak banjir.

Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman memimpin secara langsung pembagian air bersih bagi warga terdampak banjir di wilayah Kecamatan Pesanggaran, Sabtu (13/1/2018).

Korban-Banjir-Banyuwangi-2.jpg

Dalam penyaluran air layak konsumsi itu, Polres Banyuwangi menggunakan Kendaraan Taktis (Rantis) Armoured Water Cannon (AWC) yang biasa digunakan dalam pengamanan operasi maupun demonstrasi.

Dalam misi sosial tersebut, rombongan bergerak menuju titik pertama di Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung.

Puluhan warga sangat antusias berdiri antre untuk mendapatkan air bersih. Dengan menggunakan galon, timba, dan jeriken berbagai ukuran, warga dengan tertib berbaris untuk mendapatkan air.

Di dusun ini, sebanyak 1.250 jiwa dari 250 KK menjadi korban luapan Kali Sanggawe dan kali Ulo, Rabu (10/1/2018) kemarin. Banjir sempat mencapai ketinggian satu meter.

“Air bersih sangat dibutuhkan oleh warga dan untuk itu kita membawa ratusan kerdus air minum gelasan ditambah 10 ton air bersih layak konsumsi menggunakan kendaraan AWC kita,” kata AKBP Donny dihadapan sejumlah wartawan.

Di titik kedua, yakni di Dusun Pancer. Warga juga memperoleh bantuan serupa.

Penyaluran di titik ini juga diikuti oleh Kasat Sabhara AKP Basori Alwi, Kapolsek Pesanggaran AKP Heri Purnomo, Ketua Cabang Bhayangkari Selvi Donny.

Kapolres juga akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk membantu masalah kesehatan warga usai mengalami musibah banjir.

“Karena air bersih kurang, masalah kesehatan menjadi rawan. Makanya kita akan koordinasi dengan dokter, Dinkes untuk menurunkan tim medis serta obat-obatan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, warga penerima bantuan, Tutik Pujiati (43) mengaku sangat senang mendapatkan bantuan air bersih untuk keperluan rumah tangganya. Semenjak banjir air sumur yang biasa digunakannya keruh kecoklatan.

“Tadi malam sempat ada bantuan air dari  ormas keagamaan untuk air minum. Sudah tiga hari saya belum cuci baju, sekarang dapat bantuan air lagi. Syukur alhamdulillah bisa untuk persediaan memasak dan minum," ungkapnya. (*)

Jurnalis :
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher :
Copyright © 2018 TIMES Banyuwangi
Top

search Search