TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Modifikasi Tangki Mobil, Warga Jember Timbun BBM

04/01/2018 - 16:13 | Views: 5.18k
Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat mengintrogasi pelaku kejahatan. (FOTO: Angga/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, JEMBER – Pelaku yang menjadi biang kerok kelangkaan BBM di sejumlah SPBU di Jember akhirnya terungkap. Hal tersebut setelah Polres Jember berhasil membongkar modus praktik pengangkutan BBM ilegal di Jember.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo kepada TIMES INDONESIA di Mapolres Jember, Kamis, (4/1/2018) menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat yang mengeluh selalu kehabisan BBM di sejumlah SPBU.

"Warga sekitar sering mengeluhkan hal itu, maka dengan sigap kami melakukan penyelidikan tentang seringnya kelangkaan BBM di SPBU yang ditunjukkan masyarakat," kata Kusworo tanpa menyebutkan lokasi SPBU yang dimaksud dengan alasan kepentingan penyelidikan.

Tong.jpg

Dari hasil penyelidikan dan pengembangan Kusworo mengatakan bahwa pelaku berjumlah satu orang. Pelaku, yang belum diungkapkan identitas maupun inisialnya oleh kepolisian tersebut, melakukan aksinya dengan menggunakan kendaraan roda empat yang telah dimodifikasi.

"Pada lubang tangki pengisian terdapat dua lubang, yang dimana satu lubangnya merupakan lubang untuk mobil itu sendiri dan satunya langsung diarahkan pada tangki penyimpanan yang telah dimodifikasi," ungkapnya.

Dia juga menambahkan, bahan bahar yang telah diperoleh dari aksinya itu kemudian dijual kembali kepada masyarakat yang membutuhkan.

Mobil.jpg

"Pelaku beli dengan harga Rp 6.500 dan dijual kembali seharga Rp 8.000," jelasnya.

Polres Jember akan menjerat pelaku dengan UU Nomor 22 tahun 2001 tentang Migas, dengan Pasal 53 b dan d yaitu pengangkutan dan perniagaan tanpa ijin. Kemudian pelaku juga dikenai pasal berlapis dengan UU Perdagangan, dengan sanksi maksimal 4 tahun penjara. (*)

Jurnalis :
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher :
Copyright © 2018 TIMES Banyuwangi
Top

search Search