TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita
Pilkada Kota Malang 2018

Pemilihan Wali Kota Malang Diprediksi Diikuti Tiga Paslon

04/01/2018 - 14:13 | Views: 6.28k
Jelang pendaftaran bakal pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang ke KPU, muncul beberapa nama calon untuk Pesta Demokrasi 2018 nanti. (Grafis TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, MALANG – Jelang pendaftaran bakal pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang ke KPU, muncul beberapa nama calon untuk Pesta Demokrasi 2018 nanti.

Ada tiga nama yang telah digadang-gadang akan saling beradu untuk meraih kursi wali kota nantinya. Ketiga nama tersebut ialah Yaqud Ananda Qudban, Sutiaji dan M Anton.

Informasi yang dihimpun TIMES Indonesia, pasangan Yaqud Ananda Gudban dan Ahmad Wanedi, akan menjadi pasangan calon dengan partai koalisi terbesar. Sebab, pasangan ini akan mengantongi dukungan dari lima partai politik besar, yakni Hanura, PAN, PPP, PDIP, dan NasDem.

Berdasarkan jumlah kursi legislatif, pasangan ini akan mendapatkan dukungan dari 22 kursi. Terdiri dari  tiga kursi Hanura, empat kursi PAN, tiga kursi PPP, sebelas kursi PDIP 11, dan satu kursi NasDem.

Pasangan ini, Kamis (4/1/2017) juga dikabarkan akan menerima rekomendasi dari DPP NasDem dan PDIP. Deklarasi dukungan pun rencananya akan dilakukan DPW NasDem dan DPD PDIP secara terpisah di kantor masing-masing.

Sekertaris DPC PDIP Kota Malang, Abdul Hakim menyampaikan, hari ini DPP PDIP telah mengeluarkan rekom resmi yang akan diserahkan ke DPD PDIP.

Rekom yang diserahkan tersebut akan didatangi oleh pasangan calon yang diusung oleh PDIP yaitu Nanda dan Wanedi, serta dan Rendra Kresna dari Partai NasDem yang juga memberikan rekom pada kedua pasangan tersebut.

"Rekom akan diserahkan serentak oleh DPD PDIP Jatim untuk tujuh daerah," kata Hakim melalui pesan singkat.

Kemudian untuk pasangan kedua, Sutiaji,-yang saat ini menjabat wakil Wali Kota Malang-, dikabarkan akan menggandeng Sofyan Edi Jarwoko. Keduanya, dikabarkan diusung oleh partai Demokrat dan Golkar. 

Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi dari keduanya. Ketua DPD Golkar Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, masih belum banyak berkomentar. "Doakan saja ya, nanti saya sampaikan," katanya.

Sedangkan, Sutiaji justru mengisyaratkan akan memberikan kabar secepatnya terkait pencalonannya nanti dan isu akan bergandengan pesan singkat. "Nanti ya, pasti akan saya sampaikan," katanya melalui pesan singkat.

Sementara itu, M Anton,-yang saat ini menjabat Wali Kota Malang-,masih belum diketahui pasangannya. Sampai saat ini kabar simpang siur tentang wakilnya yang akan dibawa maju belum pasti.

"Undangan untuk pengambilan rekom masih besok Jumat (5/1/2018), dari DPP PKB," kata Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC PKB Kota Malang Arief Wahyudi.

Saat ini, Anton pun baru mendapatkan dukungan dari partainya sendiri PKB dan PKS. Sebelumnya, koalisi PKB diperkuat NasDem, tapi jelang pendaftaran NasDem beralih untuk mendukung Nanda Wanedi.

Selain partai-partai tersebut, masih ada satu partai yang belum mengeluarkan rekomendasi, yakni Gerindra. (*)

Jurnalis : Imadudin Muhammad
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher :
Copyright © 2018 TIMES Banyuwangi
Top

search Search