TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Ini Harapan Bupati Faida di Hari Jadi Kabupaten Jember

04/01/2018 - 10:35 | Views: 7.56k
Bupati Jember dr Faida (tengah) berfoto bersama kepala desa berprestasi dalam Upacara Peringatan Harjaba ke-89 Kabupaten Jember di Alun-Alun Jember Kamis, (3/1/2018). (FOTO: Dody/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, JEMBER – Berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Jawa Timur untuk mengubah wajah Jember menjadi lebih baik dari sebelumnya. Di antaranya yakni melalui segudang program pembangunan fisik maupun nonfisik, baik yang melibatkan pemerintah daerah atau pusat, maupun swasta atau masyarakat.

Nah, bertepatan dengan Hari Jadi ke-89 Tahun Kabupaten Jember yang jatuh setiap tanggal 1 Januari, Bupati Jember dr Faida menyampaikan sejumlah cita-cita besarnya untuk Jember dan masyarakatnya. Apa saja itu?

Kepada wartawan yang menemuinya usai mengikuti upacara peringatan Hari Jadi ke-89 Tahun Kabupaten Jember di Alun-Alun Jember, pada Kamis, (4/1/2018), Faida mengungkapkan bahwa dia ingin menjadikan Bandara Notohadinegoro yang terletak di Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Jember menjadi bandara untuk embarkasi umrah dan haji.

Dia menyatakan bahwa harapannya tersebut telah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo dan mendapatkan respon positif dari kepala negara.

"Presiden langsung memerintahkan menteri perhubungan untuk mencairkan anggaran untuk pengembangan Bandara Notohadinegoro ini. Uangnya sudah cair. Insyaallah pembangunan akan dimulai tahun ini," kata Faida.

Terkait hal tersebut, dalam kesempatan sebelumnya Faida pernah mengatakan bahwa anggaran yang disediakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk pengembangan bandara tersebut yakni mencapai Rp 370 miliar. "Bandara ini akan mengantarkan masyarakat ke tanah suci," kata Faida.

Harapan selanjutnya, Faida mengatakan bahwa Pemkab Jember akan merevitalisasi 30 pasar rakyat dan 1 pasar induk di Jember. Revitalisasi pasar tersebut merupakan komitmen Pemkab Jember untuk meningkatkan fasilitas pasar rakyat yang ada di seluruh Jember.

Selain itu, revitalisasi tersebut diyakini  dapat meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan pedagang di pasar.. "Ini termasuk upaya kami untuk menuju Jember Mandiri," tuturnya.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan tadi, Faida juga menuturkan bahwa pihaknya kan melanjutkan program pemberian 5.000 beasiswa kepada mahasiswa asal Jember. Tahun ini, ditargetkan ada 1.000 beasiswa yang akan digelontorkan oleh pemkab.

Faida juga menambahkan, tahun ini pihaknya juga akan menjalin kerja sama dengan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Jember untuk program pemberian beasiswa ikatan dinas kepada mahasiswa asal Jember yang ingin kuliah di FK Universitas Jember.

"Siapa saja bisa memperoleh beasiswa ini asal lulus seleksi," imbuhnya. (*)

Jurnalis : Dody Bayu Prasetyo
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher :
Copyright © 2018 TIMES Banyuwangi
Top

search Search