TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Gaya Hidup

Air Galon Atau Air Keran yang Direbus, Mana yang Lebih Aman?

02/01/2018 - 04:39 | Views: 11.11k
ILUSTRASI. Air galon. (FOTO: decoco.co.id)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – Meski bukan hal baru, masih banyak masyarakat yang bingung memilih air galon atau air keran yang direbus yang lebih baik. Ada orang yang menyebutkan bahwa air keran yang sudah direbus jauh lebih sehat untuk dikonsumsi jika dibandingkan dengan air galon. Meskipun air galon ini sudah diolah sedemikian rupa agar aman untuk dikonsumsi.

Dilansir dari Dokter Sehat, air minum dalam kemasan atau yang kerap kita sebut sebagai air galon memang sepertinya diproses dengan higienis oleh produsennya. Hanya saja, pastikan untuk selalu mengecek merek air gallon yang kita beli. Jika memang sudah mendapatkan izin edar dari BPOM dan sudah pernah diuji oleh SNI, maka air galon ini bisa dipastikan aman untuk dikonsumsi. Sebaliknya, merek air galon yang belum mendapatkan izin BPOM ada kemungkinan masih memiliki bakteri patogen yang bisa memicu datangnya penyakit.

Tak hanya mengecek izin dari BPOM, ada baiknya kita mengecek tanggal kadaluwarsa dari air galon tersebut. Jika ternyata sudah melewati tanggal kadaluwarsa, maka bahan galon yang berupa plastik ini dikhawatirkan sudah mengkontaminasi air di dalamnya dan bisa memicu keracunan.

Lantas, apakah hal ini berarti air keran yang direbus jauh lebih baik untuk diminum dibandingkan dengan air galon? Pakar kesehatan menyebutkan bahwa ada beberapa sumber air keran yang didapatkan oleh masyarakat. Ada yang berasal dari air tanah dan diambil dengan sumur biasa atau sumur artesis. Ada pula yang mendapatkan air keran ini dari perusahaan air milik pemerintah. Yang menjadi masalah adalah, kadangkala air dari instalasi perusahaan air milik pemerintah kurang jernih atau bahkan berbau.

Untuk air tanah, kadangkala sumber air ini ternyata dekat dengan septic tank atau bahkan sudah terkontaminasi air kotor atau limbah industri. Jika hal ini terjadi, meskipun sudah kita rebus, bukan berarti air ini aman untuk dikonsumsi.

Terlepas mana yang lebih aman, ada baiknya kita lebih memperhatikan izin edar dan tanggal kadaluwarsa air galon jika lebih sering mengkonsumsinya dan selalu memastikan air tanah berada dalam kondisi yang berkualitas jika memiliki sumber air sendiri. Pastikan pula untuk merebus air hingga ke titik didihnya agar berbagai bakteri, racun, dan virus berbahaya bisa dimatikan sebelum air ini kita konsumsi. (*)

Jurnalis :
Editor : Deasy Mayasari
Publisher :
Copyright © 2018 TIMES Banyuwangi
Top

search Search