TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Pilkada Serentak 2018, Menteri Tjahjo Sebut Lima Provinsi Rawan Isu Sara

30/12/2017 - 20:49 | Views: 4.77k
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut lima provinsi rawan penggunaan isu SARA dalam kampanye Pemilihan Kepala Daerah serentak 2018.

Provinsi tersebut adalah Papua, Jabar, Jateng, Jatim dan Sumbar.

Menurut Tjahjo, Provinsi Papua tingkat kerawanannya tertinggi. Di sana, katanya, tidak semua masyarakat paham soal pemilu. Perlu sosialisasi soal pemilu yang maksimal di Papua.

"Sementara di Papua dan kedua di Jawa Barat," kata Tjahjo usai menghadiri resepsi pernikahan putri Mensesneg di Jogja Expo Center, Yogyakarta, Sabtu (30/12/2017).

Sedangkan di Jawa Barat, dia menilai tingkat kerawanannya tertinggi kedua setelah papua. Jabar, tambahnya, adalah satu-satunya daerah dengan jumlah pemilih terpadat di Indonesia. Layak kalau seluruh parpol berebut menang di provinsi ini.

Menurut dia, untuk menekan isu SARA, pihaknya telah bekerjasama dengan Polri, TNI, dan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk mendeteksi dini potensi SARA tersebut. Data penyelenggaraan beberapa Pilkada sebelumnya dijadikan dasar untuk memetakan potensi SARA.

"Saya optimis lancar dari sisi pilkada-nya. Hasil evaluasi pilkada selanjutnya akan menentukan pola pada pileg dan pilpres," kata dia.

Tjahjo berharap polisi berperan aktif menindak tegas setiap penggunaan isu SARA dalam setiap kampanye politik.

Demikian juga masyarakat, selain menghindari penggunaan isu SARA, fitnah, dan ujaran kebencian dalam kampanye, masyarakat diminta proaktif melaporkan apabila mengetahui ada penggunaan isu SARA.

"Memang sulit untuk mencegah penggunaan isu SARA. Akan tetapi harus ada masyarakat yang mengadukan ke kepolisian," kata dia. (*)

Jurnalis :
Editor : Faizal R Arief
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search