TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Rawan Bencana, Ini yang Dilakukan TNI-Polri dan Pemkab Probolinggo

25/12/2017 - 13:45 | Views: 9.71k
Longsor yang terjadi di Desa Tulupari, Kecamatan Tiris, beberapa bulan lalu (FOTO: Dicko W/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, PROBOLINGGO – Maraknya bencana longsor di daerah dataran tinggi di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, utamanya di wilayah Kecamatan Tiri dan Krucil, membuat sejumlah Kepala Desa waspada. Mereka pun melakukan bimbingan teknis (Bimtek) untuk penanganan bencana alam.

Bimtek yang digelar di Wisma Wisata Kampoeng Kita, Kecamatan Gading ini diikuti oleh oleh 128 orang peserta terdiri dari Kades, PTPKD (perangkat desa pengelola keuangan desa), bendahara desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Tiris.

Sejumlah pihak terkait dari aparat dan pejabat Pemkab Probolinggo yang menjadi narasumber. Di antaranya, Komandan Kodim 0820 Probolinggo Letkol Kav Depri Rio Saransi, Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo Nadda Lubis, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Heri Sulistyanto, Inspektorat, BPBD dan Pendamping Provinsi Jawa Timur.

“Bimtek dan sosialisasi ini dilaklukan karena m emang di Kbupaten Probolinggo, terdapat sejumlah wilayah yang kerap kali seriing diterjang bencana alam seperti lonsor dan banjir dikala musim hujan tiba, seperti akhir tahun 2017 ini,”ungkap Roby Siswanto, Camat Tiris, Senin (25/12/2017).

Roby, berpendapat keterlibatan semua perangkat yang ada di Desa ini sangat diperlukan. Sebab saat ini pengawasan terhadap penyelenggaraan pengelolaan keuangan desa baik melalui Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa semakin banyak. 

Ia menjelaskan, dsalam pertemuan dan Bimtek tersebut, juga dilakukan pembentukan Satuan Petugas (Satgas) Tanggap Bencana. Hal ini dilakukan karena di Kecamatan Tiris masuk dalam daerah yang rawan bencananya tinggi. Pihaknya juga mengantisipasi terjadinya pohon tumbang.

“Kami juga sangat  berharap kepada pihak terkait yang membidangi becana alam yakni BPBD, untuk menyiapkan saran dan prasarana untuk tanggap bencana, agar wilayah yang sering diterjang bencana alam maksimal untuk melakukan penanganan,”tutupnya. (*)

Jurnalis : Dicko W
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search