TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Pemuda Lintas Agama, Apel Pelangi Nusantara

24/12/2017 - 18:11 | Views: 7.34k
Ratusan pemuda dari lintas agama mengikuti apel pelangi nusantara pemuda lintas agama menjelang Natal, di Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Minggu, (24/12/2017). (Foto: Ardiyanto/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, LAMONGAN – Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mempertontonkan keberagaman dan toleransinya antar umat beragama demi menjaga keutuhan NKRI.

Menjelang Perayaan Natal 2017 ini, ratusan pemuda dari Pemuda Ansor, Pemuda Kristiani dan Pemuda Hindu, mengikuti apel pengamanan Natal, dengan mengenakan pakaian identitasnya masing-masing, Minggu, (24/12/2017) sore.

“Berawal dari niatan segenap elemen pemuda lintas agama yang ada di Kecamatan Turi, yang diinisiasi oleh PAC GP Ansor Turi, kami melaksanakan Apel ini dalam rangka penguatan toleransi antar umat beragama, khususnya para pemuda,” kata Ketua PAC GP Ansor Turi, Muhammad Alamudin.

apel-pelangi-nusantara-A.jpg

Di desa yang biasa dikenal dengan sebutan Desa Pancasila, puluhan pemuda ini membantu aparat keamanan dalam pengamanan Natal, Senin, (25/12/2017) besok. “Apel ini merupakan bentuk ajang silaturahim antar pemuda lintas agama, dalam upaya menciptakan kebersamaan dalm segala hal,” ucap Udin.

Desa Balun sebagai simbol keberagaman dan kerukunan antar umat beragama yang ada di Lamongan, mereka tetap guyup rukun meski berbeda keyakinan.

apel-pelangi-nusantara-B.jpg

“Demi teciptannya toleransi umat beragama/ akan selalu mendukung kegiatan agama lain, seperti menjaga keamanan Natal hingga selesai dan kegiatan ini dilakukan bergantian,” ujar satu di antara pemuda Hindu yang menjadi peserta apel, Alex.

Bahkan, Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jatim, Rudi Tri Wahid, terjun sebagai komandan apel dalam pengamanan Natal yang diikuti ratusan pemuda dari berbagai agama ini, mengatakan pemuda Ansor harus ada di garda terdepan dalam menjaga kerukunan antar umat manusia untuk menjaga keutuhan NKRI.

apel-pelangi-nusantara-C.jpg

“Saya hadir disini, karena melihat, ada sesuatu yang wajib di pertahankan di Desa Balun, yakni berupa toleransi antar umat beragama,” tutur Rudi.

Lebih lanjut, Ia menilai, di Desa Pancasila ini memiliki daya tarik tersendiri, karena meski berbeda keyakinan di desa ini memperlihatkan hidup rukun dan berdampingan.

apel-pelangi-nusantara-D.jpg

“Di desa ini bisa disebut miniatur indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat dan bisa menjadi contoh daerah lain dalam toleransi,” ujar Rudi. (*)

Jurnalis : Ardiyanto
Editor : Yatimul Ainun
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search