TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita
Deklarasi Desa Keberagaman

Lantunan Doa dari Tokoh Tiga Agama Menutup Deklarasi Desa Keberagaman

21/12/2017 - 19:45 | Views: 10.27k
Tiga tokoh dar.i tiga agama, yakni dari tokoh agama Islam, Kristen dan Hindu secara bergantian memimpin doa. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, MALANG – Deklarasi Desa Keberagaman yang digelar warga Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur, cukup berlangsung khidmat. Tiga tokoh dari tiga agama, yakni dari tokoh agama Islam, Kristen dan Hindu secara bergantian memimpin doa.

Ketiga penyampai doa itu juga sambil duduk di bawah, di atas panggung sederhana yang dipasang di depan para undangan yang hadir dalam Deklarasi Desa Keberagaman. 

Penyampai doa dari tokoh agama Kristen disampaikan Hari Cahyono, dari agama Hindu oleh Ribut Wibowo dan dari agama Islam disampaikan oleh Ustadz Turiman.

KEBERAGAMANNYAR1.jpg

Masing-masing penyampai doa tersebut dibawakannya tak sampai dua menit. Namun, doa yang berlangsung membuat seluruh undangan dan masyarakat yang hadir sangat khusuk.

Pembacaan doa oleh ketiga agama di Desa Wirotaman itu adalah bagian dari representasi dari kerukunan umat beragama di Desa Wirotaman, yang sudah terwujud sejak nenek muyang warga di desa setempat.

"Kami sudah terbiasa saling menyampaikan doa pada saat-saat memperingati hari keagamaan masing-masing," tutur Pendeta Matius Susanto, gembala Gereja Sidang Jemaat Allah Kasih Karunia, Desa Wirotaman, kepada TIMES Indonesia, Kamis (21/12/2017) sore.

KEBERAGAMANNYAR2.jpg

Bahkan Matius Susanto menambahkan, kerukunan itu akan semakin tampak pada saat Natal, Idhul Fitri dan Hari Raya Nyepi. 

Saat itulah, seluruh masyarakat Desa Wirotaman akan sangat sibuk mulai pagi hingga malam. Mereka saling berkunjung, sampai-sampai kendaraanpun akan kesulitan lewat di desa lantaran penuh dengan warga yang berlalu lalang di jalan saling berkunjung dari rumah ke rumah. 

Kerukunan itu juga membuat warga Desa Wirotaman larut dalam rasa bahagia. Meski sejak pagi desa yang terletak di ketinggian 600 meter dari permukaan air laut ini diguyur hujan. Namun, acara yang dihadiri rombongan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) itu berlangsung dengan lancar dan sukses.

KEBERAGAMANNYAR3.jpg

Dari Forkopinda yang hadir adalah Wakil Bupati Malang, HM Sanusi, Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, Dandim 0818/Malang-Batu, Letkol Inf Ferry Muzzawad, Camat Ampel Gading, Kepala Desa Pariwisata, Made Arya dan undangan lainnya.

Begitu tiba di lokasi acara, rombongan ini disambut dengan grup hadrah Al Banjari As Syifa dan disuguhi tari selamat datang khas Kabupaten Malang.(*)

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Yatimul Ainun
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search