TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita
Pilgub Jatim 2018

Terkait Pilgub Jatim, Begini Pesan Ketua PWNU Jatim

21/12/2017 - 19:00 | Views: 6.10k
Ketua PWNU Jatim, KH M Hasan Mutawakkil Alallah saat memberikan sambutan di podium Aula PCNU Banyuwangi. (FOTO: Hafil Ahmad/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Ketua PWNU, KH M Hasan Mutawakkil Alallah memberikan kebebasan terhadap warga Nahdliyin dalam menyalurkan aspirasi politiknya di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018 mendatang. 

Mutawakkil berpesan pada Pilgub Jatim mendatang, pemimpin yang terpilih nantinya mampu mengatasi berbagai persoalan yang menjangkit. Diantaranya, seperti membengkaknya angka pengangguran, kemiskinan, pelayanan kesehatan, dan akses untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas serta pendidikan karakter melalui madrasah diniyah.

“Kita harapkan dengan upaya dzohir, upaya batin, upaya spiritual akan daat meningkatkan kesejahteraan masyarakat jawa timur,” katanya usai meresmikan Gedung PCNU dan penerimaan 1.150 beasiswa di Banyuwangi, Kamis (21/12/2017).

Selain itu, dari calon-calon yang muncul seperti pasangan Gus Ipul-Azwar Anas dan Khofifah-Emil Dardak tentunya akan ada perbedaan pendapat dan aspirasi politik khususnya dilakalangan Nahdliyin maupun masyarakat. Dia juga berpesan, dalam menyalurkan aspirasi politik dan menentukan pilihan politik merupakan hak setiap individu seluruh warga tanpa terkecuali.

“Pesan kami dari pengurus jajaran wilayah NU kalau toh berbeda aspirasi politik jangan sampai merusak ukhuwah nahdliyah, ukhuwah wathoniyah, karena kalau itu robek merajutnya kembali sangat tidak mudah, itu yang paling penting,”

Harapannya, kepada para kontestan didalam berkontestasi di Pilgub mendatang supaya lebih mengedepankan etika dan akhlak, hindari saling mencela, hindari saling mencaci, dan saling fitnah. Apalagi sampai membuka aib kompetitornya, itu dosa besar.

“Paparkan apa yang menjadi program-programnya, visi dan misinya itu yang sangat penting. Walaupun berbeda aspirasi itu hak tapi jaga persaudaraan sesama warga NU, sesama anak bangsa,” katanya. (*)

Jurnalis :
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search