TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Pendidikan
Dies Natalis ke-53 Unesa

Topik Guru Jadi Tema Utama Pidato Tahunan Rektor Unesa

21/12/2017 - 17:05 | Views: 16.61k
Rapat Senat Terbuka Unesa dalam rangka puncak perayaan Dies Natalis ke - 53 di Gedung Rektorat, Rabu (20/12/2017).(FOTO: Lely Yuana/ TIMES Indoensia)

TIMESBANYUWANGI, SURABAYA – Memasuki usia ke-53, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) terus mengalami banyak perubahan dan kemajuan. Sebagai puncak perayaan Dies Natalis, kampus yang berlokasi di Lidah Wetan Surabaya tersebut menggelar Pidato Tahunan Rektor dan Orasi Ilmiah, Rabu (20/12/2017).

Orasi ilmiah berjudul “Elaborasi Desain Pedagogik Pengembangan Profesionalisme Guru untuk Mendukung Pengetahuannya dengan Basis Variation Theory” tersebut disampaikan oleh Rooselyna Ekowati. M.Sc.,PH.D dalam Rapat Terbuka Senat Unesa

Menurut dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ini, guru memegang peran yang sangat kritis dalam mendidik siswa serta mempersiapkan kehidupan sosial yang baik di masyarakat. Secara profesional, guru berkewajiban melaksanakan proses pembelajaran yang bermutu serta mengevaluasi hasil pembelajaran.

Unesa-4.jpg

Hal tersebut tidak terlepas dengan kompetensi yang perlu dikuasainya, yaitu kompetensi profesional dan pedagogik. Namun berdasarkan hasil evaluasi terakhir dan penelitian terhadap pengetahuan guru di Indonesia, menunjukkan bahwa ada kecenderungan rendahnya kompetensi guru terutama di bidang matematika.

“Masalah tersebut perlu mendapatkan perhatian khusus Unesa sebagai lembaga/LPTK pencetak guru satuan pendidikan dasar dan menengah, bahkan dosen perguruan tinggi untuk berkontribusi,” terang Rooselyna Ekawati dalam orasi ilmiah yang ia bacakan.

Bagaimana Unesa mempersiapkan serta meningkatkan kemampuan professionalisme guru untuk menunjang pengajaran dan kurikulum yang ada guna menghadapi tantangan global.

Unesa-3.jpg

Sementara, dalam kesempatan yang sama, Rektor Unesa, Prof. Dr. Warsono M.S., berharap seluruh elemen sivitas akademik bisa bersinergi demi kemajuan Unesa. Menurut rektor, pada Dies Natalis ke - 53 ini, usia setengah abad lebih tersebut belum apa - apa jika dibandingkan universitas di luar negeri seperti Oxford yang telah berusia ratusan tahun.

Unesa-2.jpg

“Esensi Dies Natalis bagi Unesa adalah refleksi serta evaluasi terhadap apa yang telah kita lakukan,” jelas Prof Warsono.

Untuk itu pihaknya antara lain berupaya meningkatkan brand mutu, serta mendorong para doktor dan dosen untuk menjadi guru besar, di bidang kemahasiswaan mendorong mahasiswa semakin berprestasi dan percaya diri untuk tidak kalah dengan perguruan tinggi yang lain. Rektor juga optimis Unesa bisa mencetak lulusan yang berdaya saing global. Dalam bidang pembangunan, Unesa juga melengkapi sarana serta pra sarana dengan membangun gedung baru.(*)

Jurnalis : Lely Yuana
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search