TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Bila Kiai-Kiai NU Cek Kesehatan di Mal Pelayanan Publik, Begini Gayanya

21/12/2017 - 16:45 | Views: 10.07k
KH Ghofar (kanan) KH Mutawakil dan KH Masykur memeriksakan tekanan darah secara bergantian di pos pelayanan pemeriksaan kesehatan di mal pelayanan publik Banyuwangi. (FOTO: Ahmad Suudi / TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Para kiai NU ramai-ramai berkunjung ke mal pelayanan publik Banyuwangi untuk mengetahui kondisi pelayanan kepada masyarakat yang dilaksanakan disana. Bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Ketua Pimpinan Wilayah NU (PWNU) Jawa Timur KH Mutawakil Alallah, Ketua Pimpinan Cabang NU (PCNU) Banyuwangi KH Masykur Ali dan KH Abdul Ghofar Rogojampi.

Mereka menyapa dan bersalaman dengan warga yang mengurus administrasi kependudukan di mal pelayanan di dekat Taman Sritanjung Banyuwangi itu.

Setelah itu mereka masuk ke pos pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis yang ditangani tenaga-tenaga medis beberapa puskesmas di Banyuwangi secara bergantian. Melihat ada timbangan berat badan, tidak menunggu lama, Kiai Ghofar langsung menimbang badannya.

"70 kilogram," katanya pada TIMES Indonesia, saat ditanya berapa angka yang tertera di timbangan, Kamis (21/12/2017).

Kiai yang telah berceramah di berbagai penjuru Nusantara ini juga mengatakan bahwa pelayanan yang dilakukan disana sangat bagus dan belum pernah ditemui di daerah-daerah lain di Indonesia.

KH-Mutawakil.jpg

Sementara itu, Kiai Mutawakil juga mengapresiasi mal pelayanan publik yang dikatakannya bukti nyata program pemerintah untuk kemaslahatan umat.

"Pemenuhan maslahatul ammah (kepentingan umum) yang faktual itu di mal pelayanan publik. Karena ini memperpendek birokrasi, menghemat waktu dan biaya serta mengurangi potensi praktik makelar dan pungutan liar yang menjadi korbannya terutama rakyat-rakyat kecil," kata Kiai yang turut mengusulkan pencalonan Gus Ipul di Pilkada Jatim 2018 kepada Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, itu.

Dia mengatakan program-program semacam ini bisa dicontoh daerah lain. Terutama apabila Bupati Anas terpilih menjadi Wakil Gubernur Jatim di Pilkada tahun depan. "Ini perlu ditiru oleh pemerintah daerah yang lain," kata Kiai Mutawakil.

Di pos pelayanan pemeriksaan gratis, semua kiai juga memeriksakan tekanan darah dan gula darah. Hasilnya pada umumnya normal, hanya saja tekanan darah Kiai Ghofar agak tinggi, mencapai 143 mmHg. (*)

Jurnalis :
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search