TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Diduga Salahgunakan Hasil Tanah Bengkok, Kades Kepanjen Ditahan

09/12/2017 - 09:30 | Views: 7.74k
FOTO: Widodo/TIMES Indonesia

TIMESBANYUWANGI, MALANG – Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang berhasil membongkar kasus dugaan penyimpangan pengelolaan aset desa di desa Kepanjen, Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang.

Kepala Desa Kepanjen, Yoyok Yudianto SE periode 2011-2016 ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kejaksaan. Mulai Jum'at (8/12/2017) sekitar pukul 11.00 siang pria ini ditahan di LP Lowokwaru dengan status tahanan titipan kejaksaan.

Yoyok akan ditahan selama 20 hari selama proses penyidikan dugaan kasus korupsi ini berlangsung. 

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Suseno SH MH juga membenarkan hal tersebut.

Dugaan korupsi yang disangkakan kepadanya adalah menggunakan hasil pengelolaan tanah eks bengkok yang tidak sesuai peruntukannya dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.  Nilainya lebih dari Rp 300 juta.

KUHAP (Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana) pasal 24 telah mengatur bahwa Kejaksaan memiliki kewenangan untuk menahan seorang tersangka paling lama 20 hari. 

Namun, apabila diperlukan guna kepentingan pemeriksaan yang belum selesai, penahannya dapat diperpanjang oleh penuntut umum ini paling lama 40 hari. (*)

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Faizal R Arief
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search