TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Sekitar 204 Orang Diduga Preman Diciduk Polisi di Bandung

08/12/2017 - 23:45 | Views: 12.63k
ILUSTRAS: Razia Preman (FOTO: Tribunnews)

TIMESBANYUWANGI, BANDUNG – Sebanyak 204 orang diduga preman di Kota Bandung terjaring razia yang dilakukan polisi untuk amankan situasi jelang Natal dan libur akhir tahun 2018.

"Ada sekitar 204 orang yang diamankan," ujar Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, saat memimpin ekpose razia preman di Mapolrestabes Bandung, Jumat malam (8/12).

Agung mengatakan, selain preman, dalam razia kali ini juga menjaring calo, pengamen jalanan, copet, jambret, tukang todong, tukang bius, dan kriminal lainnya.

Ratusan preman ini terjaring razia yang gelar pada Jumat sore hingga malam hari yang dilakukan pihak Polrestabes Bandung. Mereka kemudian digelandang ke Mapolrestabes Bandung untuk diberikan pengarahan dan pendataan. Apabila ditemukan adanya unsur pidana, polisi akan langsung melakukan penahanan.

"Jadi dalam menyambut libur panjang, kami dapat keluhan dari masyarakat, ada orang yang suka malak-malak. Termasuk pengamen minta uang, menggangu keamanan dan kemacetan," kata dia.

Menurutnya, cipta kondisi ini bukan tanggung jawab pihak kepolisian semata, namun juga melibatkan unsur-unsur terkait seperti kedinasan.

"Saya imbau kepada pemerintah, harus ada kontribusinya dari dinas sosial harus di pikirkan," katanya.

Sebelumnya, Kapolri Tito memerintahkan seluruh Kepolisian di Indonesia mengamankan situasi untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru 2018. Menurut Tito, potensi terorisme dan meningkatnya kejahatan saat Natal dan Tahun harus diwaspadai. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis :
Editor : Faizal R Arief
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search