TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Bebani Logistik, Kadin Kritik Kenaikan Tarif Jalan Tol

08/12/2017 - 20:31 | Views: 4.16k
Ilustrasi gerbang tol

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P Roeslani melontarkan kritik terkait keputusan PT Jasa Marga menaikkan tarif di lima ruas tol.

Menurut Rosan, seharusnya tarif tol makin lama justru akan turun mengingat pembangunan infrastrukturnya termasuk investasi jangka panjang.

"Jalan tol kalau sudah jadi, tarifnya bukan naik mestinya malah turun karena posisinya jangka panjang. Pengusaha jalan tol juga mereka ada perencanaannya. Di negara lain tarifnya makin lama makin turun," ucapnya.

Rosan menilai kebijakan penyesuaian tarif tol tersebut seharusnya melihat dari kepentingan secara luas, baik untuk masyarakat maupun dunia usaha. Tarif tol disebutnya bisa membebani biaya logistik dunia usaha jika frekuensi lalu lintas kendaraan masuk tol tinggi.

"Tarif makin rendah, dunia usaha yang lewat di situ juga bebannya makin rendah. Orang bilang jalan tol tidak seberapa tapi kalau frekuensinya banyak, lumayan juga," paparnya.

Sebelumnya, PT Jasa Marga mengumumkan kenaikan tarif lima ruas tol yang dikelola BUMN tersebut berlaku mulai 8 Desember 2017 pukul 00.00 WIB, yakni Tol Cawang-Tomang-Pluit, Tol Cawang-Tanjung Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga/Pluit, Tol Surabaya-Gempol, Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa, Tol Palimanan-Kanci dan Tol Semarang (Seksi A, B, C).

Kenaikan tarif lima ruas tol itu sesuai Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 Pasal 48 ayat 3 tentang Jalan Tol. (*)

Jurnalis :
Editor : Ronny Wicaksono
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search