TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Wajah Baru Kasat Narkoba, Kapolresta Malang: Brantas Narkoba

08/12/2017 - 18:32 | Views: 12.43k
Paling Kanan AKP Syamsul Hidayat, Kasat Reskoba Polresta Malang saat serah terima jabat oleh Kapolresta Malang, AKBP Asfuri. (FOTO: Imad/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, MALANG – Kapolresta Malang, AKBP Asfuri komitmen untuk berantas peredaran narkoba di Kota Malang. Dengan dilantiknya Kasat Reskoba baru, ia menegaskan juga akan berantas bandar Narkoba di Kota Malang.

“Bandar narkoba harus diberantas di Kota Malang,” tegas AKBP Asfuri, usai melantik Kasat Reskoba Polresta Malang yang baru, AKP Syamsul Hidayat, Jumat (8/12/2017). Sebelumnya, AKP Syamsul Hidayat menjabat sebagai Kasat Reskoba Polres Malang.  

Diketahui, di Kota Malang, masih tergolong subur kasus peredaran narkoba. Kedepannya, kasus narkoba harus bisa diungkap secara tuntas.

Menurut Asfuri, penindakan tidak hanya dilakukan kepada pengguna maupun pengedar. Lebih dari itu, yakni bandar.

Lebih lanjut, Asfuri sangat mengapresiasi kinerja pejabat lama, yakni AKP Imam Mustaji yang sukses mengungkap banyak kasus narkoba. Selama 2017 sudah ada 261 kasus yang ditangani dan sukses terungkap dengan tuntas.

“Kasat yang lama cukup banyak mengungkap kasus. Makanya, pejabat yang baru harus mengikuti karena kasus di Kota Malang cukup tinggi,” katanya.

Dalam perang terhadap peredaran narkoba katanya, tetap mengedepankan tindakan preentif dan prefentif khususnya di kalangan pemuda. “Karena yang banyak menjadi korban narkoba adalah kalangan muda,” katanya.

Selain serah terima jabatan Kasat Reskoba baru, juga dilakukan menyerahkan jabatan Kapolsek Lowokwaru. Kompol Untung Bagyo Rianto digantikan AKP Pudjiono yang sebelumnya menjabat Kapolsek Bumiaji Polsek Batu. Untung dipercaya sebagai Kapolsek Singosari.

Sementara, untuk AKP Imam Mustaji akan menjabat sebagai Kapolsek Ngajum Polres Malang.

Kepada TIMES Indonesia,  AKP Syamsul Hidayat menyampaikan, pihaknya selalu siap menjalankan amanah atas (Kapolres). “Sudah jadi kewajiban untuk berantas narkoba. Karena lawan kita semua. Kondisi saat ini, Indonesia sudah darurat narkoba,” tegasnya singkat. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis : Imadudin Muhammad
Editor : Yatimul Ainun
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search