TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Gaya Hidup

Kekurangan Protein Sebabkan Gangguan Tubuh Ini

23/11/2017 - 02:31 | Views: 13.84k
ILUSTRASI. Makanan sumber protein. (FOTO: stoplusjednicka.cz)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – Protein merupakan salah satu nutrisi penting bagi tubuh untuk membantu membangun otot dan jaringan tubuh, Sayangnya, tubuh tidak dapat menyimpan protein dalam waktu lama. Oleh karena itu Anda akan perlu mencukupi kebutuhan protein setiap hari.

Mengapa harus mencukupi kebutuhan protein? Apa pentingnya? Protein diperlukan dan digunakan dalam menjalankan berbagai fungsi tubuh. Kekurangan protein tentu dapat menimbulkan beberapa gangguan pada tubuh. Dilansir dari Hello Sehat, berikut ini akibatnya pada tubuh jika kekurangan protein.

Gangguan Kognitif
Fungsi kognitif otak dapat terganggu ketika Anda tidak mencukupi kebutuhan protein harian. Pasalnya, otak merupakan salah satu organ tubuh yang menggunakan banyak protein untuk bisa berfungsi. Kekurangan protein dapat menghambat produksi hormon pengatur mood dan ketajaman berpikir.

Bengkak pada Tubuh
Defisiensi protein menyebabkan Anda rentan kekurangan serum albumin. Serum albumin merupakan salah satu jenis protein yang disimpan dan diedarkan dalam darah. Kekurangan albumin dapat menyebabkan munculnya pembengkakan di bagian tubuh yang terpengaruh.

Perlemakan Hati
Perlemakan hati biasanya disebabkan oleh kebiasaan minum alkohol dalam jumlah banyak. Namun hal ini juga bisa disebabkan oleh defisiensi protein. Tubuh yang kekurangan protein tidak mampu memproduksi cukup lipoprotein, protein yang bertugas untuk mengangkut lemak. Akibatnya, penumpukan lemak pada hati dapat menyebabkan kegagalan fungsi hati.

Rambut, Kulit, dan Kuku Rapuh
Protein adalah zat gizi yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan rambut, kulit dan kuku. Itu sebabnya, defisiensi protein dapat menyebabkan masalah kulit kering, kuku kusam dan mudah patah, perubahan tekstur rambut, hingga rambut yang lebih gampang rontok.

Mudah Sakit
Sel darah putih bertanggung jawab sebagai pasukan pelindung imun tubuh. Ketika tubuh kekurangan protein, produksi sel darah putih juga akan mengalami penurunan. Akibatnya tubuh akan lebih rentan sakit akibat infeksi kuman dan virus pembawa penyakit.

Mudah Lapar
Ketika asupan protein tidak mencukupi, Anda jadi lebih mudah merasa lapar. Lapar merupakan insting alami tubuh untuk mengingatkan Anda agar mencukupi asupan gizi. Gampang lapar pada akhirnya sering tidak disadari dapat memicu kegemukan. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis :
Editor : Deasy Mayasari
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search