TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Jelang Munas KAHMI Dapat Dua Kado Istimewa, Apa Itu?

09/11/2017 - 19:52 | Views: 7.83k
Mahfud MD Koorpres MN KAHMI dan Akbar Tanjung serta Ketua Umum PB HMI tampak mendampingi Iqbal Pane di Istana Presiden menerima Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada Lafran Pane (FOTO: Istimewa)

TIMESBANYUWANGI, BATU – Menjelang Munas ke X Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), 17-19 November 2017 di Medan. Dua hadiah sekaligus menjadi kado istimewa bagi KAHMI. 

Dua kado itu adalah kesediaan presiden membuka Munas KAHMI. Dan kedua, penganugerahan gelar Pahlawan Nasional untuk pendiri HMI, almarhum Prof. Drs. Lafran Pane. 

“Alhamdulillah, atas nama pribadi, alumni HMI dan Koordinator Presidium MD KAHMI Kota Batu, serta mewakili alumni HMI di Kota Batu, saya sangat mengapresiasi presiden Jokowi hadir di Munas KAHMI. Hal ini merupakan penghargaan dan penghormatan luar biasa, bagi kami keluarga besar HMI di Kota Wisata Batu,” ujar Susilo Trimulyanto, Koorpres MD KAHMI Kota Batu. 

Sebagaimana dikabarkan, dipimpin Prof. DR. Mahfud MD, Koorpres MN KAHMI audiensi dengan Presiden Jokowi di Istana Negara. Presiden Jokowi selain menyatakan kesediaan hadir dan membuka Munas KAHMI, juga menetapkan penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada pendiri HMI, Lafran Pane sebagimana usulan KAHMI dua tahun lalu.

“Atas nama keluarga besar HMI, alumni HMI dan masyarakat Kota Wisata Batu, kami juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Jokowi atas persetujuannya memberikan gelar pahlawan nasional untuk  almarhum Kakanda Lafran Pane, pendiri HMI.” imbuh Aiek, sapaan akrabnya, yang sehari-hari sebagai Kepala Bidang Komunikasi Diskominfo Kota Batu ini.

Menurutnya, anugerah gelar pahlawan kepada pendiri HMI ini, sebagai legitimasi negara atas eksistensi HMI. Ini adalah pengakuan Negara yang luar biasa terhadap HMI. Sebuah organisasi kemahasiswaan tertua dan terbesar di Indonesia.

"Kita sama-sama tahu, dalam sejarahnya, HMI telah teruji memiliki peran dan andil besar dalam usaha mempertahankan kemerdekaan Indonesia, terutama pada masa revolusi fisik. Perjuangan Kakanda Lafran Pane ini, yang membuat saya bersemangat dalam melakukan aktivitas. Apapun itu. Beliau menjadi inspirasi bagi saya dan banyak pihak yang pernah dikader dan digembleng di HMI,” papar Aiek, mantan Kepala Bidang Swadaya Sosial Dinsosnaker Kota Batu, yang tidak dapat menutupi rasa haru dan bangganya.

Menurut Aiek, nilai-nilai ke-HMI-an harus terinternalisasi dalam diri masing-masing kader HMI. Di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana niat melaksanakan perintah lima waktu. Yang tak kalah penting, adalah Nilai Identitas Kader HMI. Terintegrasi dengan kualitas insan cita, demi terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT. 

Itulah tujuan HMI, sebagaimana tertuang dalam konstitusi HMI. Perjuangan, ketulusan dan keikhlasan Kakanda Lafran Pane dapat menjadi teladan dan inspirasi.

“Kakanda Lafran Pane harus menjadi teladan dan inspirasi. Teladan bagi kita semua, kader HMI. Bagaimana kita juga harus terus membesarkan HMI serta organisasi alumni HMI, yaitu KAHMI,” kata Aiek bersemangat.

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Kamis (9/11/2017) menganugerahkan Gelar Pahlawan Nasional melalui Keputusan Presiden RI Nomor 115/TK/TAHUN 2017. Keppres tertanggal 6 November 2017 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional itu diberikan kepada almarhum Lafran Pane dan tiga tokoh lainnya, yakni almarhum TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, almarhum Laksamana Malahayati, dan almarhum Sultan Mahmud Riayat Syah.

Acara penganugerahan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan Nasional Tahun 2017.

Keempat tokoh tersebut, telah berjasa memimpin dan berjuang dengan mengangkat senjata atau perjuangan politik untuk merebut, mempertahankan, mengisi kemerdekaan, dan mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Para tokoh tersebut, memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan yang tinggi hingga perjuangannya dinilai berdampak luas di kalangan masyarakat, bangsa dan negara. (*)

Jurnalis :
Editor : AJP-1 Editor Team
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search