TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

BEM Untag Banyuwangi: Jangan Kotori Ijen dengan Beton

09/11/2017 - 18:26 | Views: 4.58k
Suasana aksi simpatik BEM Untag 1945 Banyuwangi di depan kantor Bupati Banyuwangi (FOTO: Hafil Ahmad/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Untag 1945 Banyuwangi melakukan long march dari kampus menuju Kantor Bupati Banyuwangi.

Mereka menyatakan mengutuk dan menolak atas pembangunan yang sedang dilakukan.

Pernyataan itu disampaikan, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi simpatik, Editio Bastiar yang mengatakan, apa yang dilakukannya itu adalah merespon banyaknya penolakan yang datang dari masyarakat maupun mahasiswa se Kabupaten Banyuwangi.

Berdasarkan kajian yang dilakukannya, bahwa pembangunan yang sedang dilakukan itu diduga tanpa melalui koordinasi dengan pihak Pemkab Banyuwangi.

“Tanpa adanya pembangunan di puncak Ijen sudah banyak wisatawan. Karena baik wisatawan lokal maupun wisatawan manca negara tidak sepakat dengan pembangunan seperti itu,” kata Tio disela-sela orasinya di depan kantor Pemkab Banyuwangi, Kamis (9/11/2017).

Dikatakannya, pihaknya juga mendesak Pemkab Banyuwangi untuk segera melakukan koordinasi dengan pihak Balai Besar KSDA Provinsi Jawa Timur untuk menghentikan pembangunan dan mengembalikan kondisi puncak Gunung Ijen seperti sebelumnya.

Dia berpendapat, tanpa adanya pembangunan itu TWA Gunung Ijen lebih diminati oleh para wisatawan baik lokal, nasional maupun asing karena Ijen mampu mempertahankan kealamiannya selama beberapa tahun terakhir.

Pihaknya meminta pihak Balai Besar KSDA untuk memelihara semua fasilitas yang ada di kawasan tersebut, seperti rest area menuju puncak Gunung Ijen.

Sedang untuk pembangunan seperti toilet, Mushola, dan Pendopo dialihkan ke Pos Bunder dan dibangun secara semi permanen.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungn Hidup, Husnul Khotimah mewakili Pemkab Banyuwangi mengaku pihaknya akan meneruskan beberapa petisi yang telah disampaikan oleh beberapa perwakilan dari BEM Untag 1945 kepada kementerian terkait.

“Nanti akan kami sampaikan pernyataan secara tertulis tentang keberatan dan solusi yang ditawarkan terkait pembangunan Sarpras yang ada di Puncak Ijen kepada Kementerian LHK,” ujarnya. (*)

Jurnalis :
Editor : Yatimul Ainun
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search