TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Ulama Banyuwangi Kritik Pencantuman Aliran Kepercayaan di Kolom KTP

09/11/2017 - 13:22 | Views: 6.02k
Ketua RMI Banyuwangi, KH Ahmad Munib Syafaat, saat bicara pada wartawan. (FOTO: Dokumentasi TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Pencantuman pilihan aliran kepercayaan dalam kolom agama form pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), mendapat kritikan ulama Banyuwangi, Jawa Timur, yakni Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) setempat, KH Ahmad Munib Syafaat.

Menurutnya, pencantuman pilihan aliran kepercayaan tersebut dianggap kurang tepat dan perlu dikoreksi. Karena dinilai dapat menimbulkan banyak dampak negatif.

“Pertama akan memberikan peluang kepada kelompok-kelompok lain yang selama ini tidak diakui untuk bisa ikut dicantumkan,” katanya, Kamis (9/11/2017).

Kedua, lanjut Munib, jika pilihan tersebut dijadikan salah satu pilihan agama, maka menjadi celah pembenaran terhadap aliran-aliran yang selama ini banyak meresahkan masyarakat. Kondisi ini, menurutnya, berpotensi menimbulkan gejolak, bahkan tidak menutup kemungkinan memicu penghakiman aliran tertentu.

“Serta dampak-dampak lainnya, maka menurut saya, Pemerintah harus benar-benar tidak gegabah dalam urusan ini. Urusan ormas saja sudah membingungkan dan menjadikan masyarakt terkotak-kotak apalagi kalau ditambah dengan masalah ini,” kata tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) yang juga Rektor IAIDA Blokagung, Banyuwangi ini. (*)

Jurnalis : Syamsul Arifin
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search