TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Munas Kurang Seminggu, Capresnas KAHMI Tebar Jaring Asmara

09/11/2017 - 00:11 | Views: 9.04k
Masteng saat memberikan sambutan di Musda KAHMI Mojokerto (FOTO: Yenny/ DJ.TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, SURABAYA – Musyawarah Nasional (Munas) ke-X Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Medan, Sumatera Utara, kurang sepekan lagi. Tepatnya pada 17-19 November 2017.

Meski masih sepekan sudah banyak kandidat presidium nasional yang terang-terangan berkampanye. Salah satunya Calon Presidium Nasional (Capresnas) dari Jawa Timur. Capresnas bernomor urut 35, Yunianto Wahyudi. Ia lolos mulus pada proses seleksi administrasi Tim Pansel Capresnas KAHMI. 

Berdasarkan hasil seleksi administrasi melalui surat Nomor : 081/A/MNK/X/2017 tentang Bakal Calon Presidium tertanggal 24 Oktober 2017, Yunianto Wahyudi atau akrab disapa  Masteng dinyatakan lolos seleksi administrasi Tim Pansel Capresnas KAHMI.

Dengan mengusung tema KAHMI Muda berkiprah, Masteng siap memperebutkan posisi Presnas KAHMI. “Jika saya terpilih menjadi presidium MN KAHMI, saya akan menunaikan tugas dan tanggung jawab sebagai harapan dari seluruh Majelis Wilayah (MW) KAHMI dan Majelis Daerah (MD) KAHMI,” ungkap Masteng di depan awak media, Minggu (05/11/2017).

Dalam press release yang diedarkan Timses Masteng, ada visi yang hendak dibangun Masteng. Antara lain, personalia MN KAHMI diisi oleh alumni yang memiliki kapasitas, integritas dan kapabel. Memiliki komitmen yang jelas dan konkret. 

Komposisi senior dan yunior antar KAHMI dibangun lebih sinergis dan terintegrasi. Peraturan organisasi tentang pembagian komposisi dalam berbagi tugas dan peranan menjadi urgen, senior berada pada level simbol KAHMI, yang yunior fokus dalam menyelami problematika organisatoris. 

“Pertama, Pengkaderan HMI sebagai sumber mata air utama dari KAHMI. Sumber harus dijaga, tetap dalam koridor independensi HMI. Kedua, Kader muda pasca HMI. Bagaimana KAHMI mendistribusikan sesuai kompetensinya? Tidak hanya bidang politik, pemerintah, tetapi juga bidang lain yang secara signifikan memiliki kontribusi ekonomi agar dapat tumbuh dan berkembang,” papar Masteng.

“Kalau komposisi ideal tersebut bisa di lakukan, Insyaa Allah, KAHMI dan HMI akan berjalan seiring sejalan. Semakin memberikan kontribusi tidak hanya pada kader HMI, kader muda KAHMI, tetapi juga kepada Indonesia. Sesuai dengan komitmen HMI,  menjaga Keislaman dan Keindonesiaan," tegas Masteng bersemangat.

Fathurahman, wakil Sekretaris MW KAHMI Jatim mengatakan, pihaknya siap mengantarkan Masteng sebagai Presnas dalam Munas KAHMI pekan mendatang. “Masteng itu representasi calon Presnas dari Jatim. Wajib dan perlu didukung total sehingga bisa menang,” harap Timses Masteng ini.

Timsel Capresnas KAHMI menyatakan, bahwa 35 orang memenuhi persyaratan. Bakal Calon Presidium MN KAHMI yang mendaftar sebanyak 81 orang, sebanyak 39 orang dinyatakan tidak memenuhi persyaratan (TMS), dan 7 orang mengundurkan diri.

Prof. DR. Laode M Kamaludin, MSc, selaku Ketua Tim Pansel Capresnas KAHMI menjadwalkan pemaparan visi dan misi bagi 35 Capresnas pada tanggal 11-12 November 2017, di Hotel Century Atlet Jakarta.

Masteng merupakan sosok alumni HMI Cabang Malang. Pria bertubuh tambun ini cukup aktif ‘turun gunung’ menebar ‘jaring asmara’ (penjaringan aspirasi mahasiswa dan alumni) di beberapa MD KAHMI di lingkungan Jatim. Sosok Masteng relatif tidak asing di kalangan aktivis HMI dan alumni HMI wilayah Jawa Timur. Dalam struktur organisasi MW KAHMI Jatim saat ini, ia menjabat Sekretaris Departemen Politik.

Di tempat terpisah, anggota Presidium MW KAHMI Jatim, Bawon Adhi Yitoni mengatakan; “Jawa Timur merupakan gudang tokoh KAHMI. Saya berharap ada calon-calon muda. Calon yang mumpuni dan berhasil lolos dalam seleksi di Jakarta nanti.” 

Bawon, alumni HMI jebolan Universitas Jember. Ia mengajak agar Munas KAHMI sebagai upaya bersama untuk mengkoreksi problema internal kader dan kelembagaan KAHMI, sarana silahturahmi memperkuat potensi SDM KAHMI, serta sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi untuk memikirkan dan mengeluarkan rekomendasi berkenaan dengan urusan keumatan, kebangsaan dan kenegaraan. 

“KAHMI ke depan, butuh alumni yang muda, berani, cerdas dan konsisten. Dengan usia relatif muda dan banyak berkiprah di berbagai tempat. Harapan saya, Masteng lolos ditahap berikutnya,” imbuh Bawon, alumni HMI yang rajin silahturahmi ke MD se Jawa Timur di hadapan sejumlah media. 

Ulul Azmi, anggota Presidium MD KAHMI Kabupaten Malang menyatakan; “Sederhana saja. Siapa Capresnas yang pamitan, mau bertemu dan dialog, pasti kami support. Kalau kualitas, integritas dan lain-lain, saya kira para Capresnas merata,” kata pria aktivis KFJS (KAHMI Forever Jalan Sehat) ini sambil tersenyum simpul sarat makna.

“Sebagai pribadi, saya mengenal baik dengan Masteng. Dulu sama-sama jadi aktivis HMI Cabang Malang. Masteng dari HMI Unibraw, saya dari HMI Unmuh Malang. Untuk beberapa hal kami tidak sejalan, tapi itulah dinamika organisasi di HMI. Beda pendapat itu sunnah. Kalau Masteng yang nota bene jadi representasi Capresnas dari Jatim, kenapa tidak untuk kita dukung” kata Susilo Trimulyanto, Koordinator Presidium MD KAHMI Kota Batu yang akrab dipanggil Aiek ini. (*)

Jurnalis :
Editor : AJP-1 Editor Team
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search