TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita
Ketahanan Informasi Ekonomi

Kambing Etawa Semuanya Bisa Dijadikan Uang

08/11/2017 - 21:07 | Views: 4.68k
Bibit kambing PE yang tiba dilokasi diserahkan langsung ke kelompok ternak dengan didampingi Petugas Teknis Peternakan Kecamatan (PTPK) setempat awal November lalu. (FOTO: ajp.TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, MALANG – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang telah menyebar lebih dari 440 ekor kambing jenis peranakan etawa (PE) sebagai bagian dari upaya dinas ini untuk menambah jumlah populasi di tengah masyarakat.

Tiga kecamatan yang mendapatkan bibit kambing jenis ini yaitu kecamatan Jabung, Wagir dan Gondanglegi. Kambing itu diberikan kepada 37 kelompok petani peternak.Dinas ini juga akan melanjutkan program penyebaran bibit kambing ke 10 kecamatan lainnya sebagai kawasan pengembangan.

Kepala Seksi Budidaya pada Bidang Perbibitan, Produksi dan Pakan, Drh Tri Indah Andriyani mengatakan,penyebaran bibit kambing PE itu merupakan upaya Dinas untuk memperbaiki nilai ekonomis dari hewan yang tergolong ruminansia ini. “Selain menambah jumlah populasi, juga agar tidak terjadi perkawinan sedarah terus menerus yang bisa menurunkan kualitas genetis,'' katanya.

DInas-Peternakan-Kab-Malang-BmiAqH.jpg

Penyebaran itu sudah melalui seleksi ketat. Dengan penyebaran itu memang diharapkan terjadi perbaikan kualitas karena tidak sedarah lagi. ''Kalau populasi bertambah dan kualitas juga meningat, jelas akan memperbaiki nilai ekonomi masyarakat itu sendiri,'' tambahnya.

 Populasi kambing PE di Kabupaten Malang saat ini mencapai 254.282 ekor (Data Disnak dan Keswan Tribulan III th 2017) dan tersebar hampir di 33 kecamatan. Untuk populasi terbanyak ada di 3 kecamatan, yaitu Ampelgading 52.066 ekor, Tirtoyudo 45.762 ekor dan Wonosari 20.346 ekor. Sementara kecamatan lainnya hampir merata mulai dari Kecamatan Lawang hingga Donomulyo. Ternak kambing merupakan salah satu hewan ternak yang memiliki nilai ekonomis tinggi.Keunggulannya antara lain cepat berkembang dan mudah beradaptasi.

DInas-Peternakan-Kab-Malang-CT7gfH.jpg

Hampir tidak ada yang bisa dijadikan uang pada kambing unggul  ini. Harganya per ekor antara puluhan hingga ratusan juta. Harga air susunya lebih tinggi dibanding harga susu sapi, yakni mencapai Rp 20.000 per liter. Air seninya bisa dijual Rp 700 perliter dan kotorannya Rp 350 perliter untuk bahan dasar pupuk. Perhari kambing ini bisa menghasilkan dua liter air. Bila diasumsikan satu ekor kambing mampu memberikan penghasilan sekitar 1,2 juta rupiah per bulan. (*)

Jurnalis :
Editor : Dhina Chahyanti
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search