TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Girder Ambruk, Tol Paspro Tetap Dikebut

30/10/2017 - 19:56 | Views: 4.31k
Kepala Divisi IV PT. Waskita Karya, Fathor Rohman (foto: Iqbal/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, PROBOLINGGO – Manajemen PT Waskita Karya. Tbk menyatakan, insiden ambruknya tiang penyangga (girder) fly over tol Pasuruan-Probolinggo di Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Minggu (29/10/2017) tak terlalu menghambat proyek.

Saat bertemu wartawan di Probolinggo, Kepala Divisi IV PT. Waskita Karya, Fathor Rohman, mengakui perkembangan (progres) proyek terlambat sekitar 3 persen. Ia pun mengakui, insiden jatuhnya girder juga menjadi faktor penghambat.

"Tapi yang terbesar adalah pembebasan tanah. Dan itu bukan (tanah) perorangan, melainkan lembaga seperi madrasah, masjid, makam, atau lainnya," katanya, Senin (30/10/2017) petang.

Meski demikian, Fathor menyebut, proses pembebasan lahan dalam proyek Tol Pasuruan-Probolinggo ini sebagai yang tercepat se-Indonesia. Terutama di sisi Probolinggo. Tak ada hambatan dalam pembebasan lahan perorangan, seperti banyak ditemui di daerah lain.

Fathor mengatakan, pekerjaan di lokasi jatuhnya girder memang dihentikan hingga sekitar dua bulan ke depan. Tapi, pekerjaan di tempat lain tidak terhambat. "Kami masih bisa bekerja 24 jam," terangnya.

Terkait dengan insiden runtuhnya girder, ia menyebutnya merupakan pelajaran berharga. Ke depan, pihaknya mengimbau warga di sekitar proyek agar ikut mengamankan lokasi proyek. "Jika dulu ramai, harus sudah dikurangi," harapnya. (*)

Jurnalis : Muhammad Iqbal
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search