TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Program 'Rantang Kasih' Banyuwangi Berikan Asupan Bergizi bagi Lansia Miskin

26/10/2017 - 16:14 | Views: 5.37k
Bupati Anas berikan 'Rantang Kasih' kepada salah satu lansia di Kecamatan Glagah Banyuwangi. (Foto : Humas Pemkab Banyuwangi for TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi memulai program pemberian makanan bergizi secara gratis kepada warga miskin, terutama lanjut usia (lansia) yang tidak lagi produktif.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan sebagai tahap awal, program ini akan menyasar 1.000 lansia hingga akhir tahun ini.

Hari ini Anas mengantarkan rantang kasihnya kepada Misnah, Bakiah, Sami, Ramli, dan Asiah, yang merupakan lansia yang tinggal di beberapa desa di Kecamatan Glagah.

”Nama programnya Rantang Kasih. Tahap awal kita gotong-royong. Ada 1.000 lansia sasaran, lalu ditambah 2.000 lansia di pertengahan 2018. Tiap hari kita antarkan makanan bergizi ke rumah-rumah mereka,” kata Anas, Kamis (26/10/2017).

Anas menambahkan, makanan yang diberikan sesuai gizi seimbang yang disupervisi Dinas Kesehatan. Anggaran yang disiapkan untuk tahap awal ini Rp 5,5 miliar.

Anas mengatakan, meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang didapat Banyuwangi harus disalurkan kembali kepada masyarakat, khususnya yang kurang mampu.

”Misalnya, ada sayur, buah, daging yang diatur tiap harinya. Nanti dipetakan, mana lansia yang tidak boleh makan daging karena punya penyakit tertentu. Jadi jangan gara-gara makan ini nanti kolesterolnya naik. Bukannya sehat, malah gawat,” kata Anas lagi.

Dia juga mengundang masyarakat umum untuk berpartisipasi dalam program itu, terutama mereka yang memiliki rezeki lebih.

Mereka bisa membeli makanan ke warung dan meminta pemilik warung mengantarnya kepada lansia miskin, dengan membayar seminggu sekali.

“Caranya mudah kok, dengan teknologi geospasial dalam penanggulangan kemiskinan, langsung tahu lokasi sasaran. Misalnya, bagi yang punya rezeki, tinggal kontak warung sekitar rumah lansia sasaran yang belum ter-cover makanan dari APBD, beri uang mingguan ke warungnya, biar warungnya yang mengantar makanan ke rumah warga,” kata Anas.

”Saya ingin bilang, siapalah kita tanpa orang tua. Jangan sampai lupa orang tua,” kata Anas mengakhiri. (*)

Jurnalis :
Editor : Yatimul Ainun
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search