TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Kapolres Jember: Awas, Modus Baru Perdagangan Manusia

26/10/2017 - 15:03 | Views: 3.89k
Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat memberikan materi kepada audiens di Pendopo Kabupaten Jember (Foto: Angga/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, JEMBER – Perdagangan manusia dan penyelundupan orang memiliki modus, yang bermacam-macam untuk merekrut masyarakat denga tujuan untuk mengeksploitasinya.

Hal tersebut disampikan oleh Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, saat menjadi salah satu keynote speaker di Forum Diskusi Masyarakat di Pendopo, Kamis, (26/10/2017).

Menurut Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, modus yang digunakan banyak sekali dan yang paling utama adalah memberikan banyak gaji.

"Pancingannya memang banyak gaji dan tanpa dipungut biaya, tetapi nanti akan dipotong melalui gajinya," ujarnya.

AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, korban yang telah mau akan sementara ditampung dan diperlihatkan foto-foto tempat kerjanya nanti. Misal di restoran.

"Setelah diberikan foto baru dibawa ke restoran tersebut yang akan menjadi tempat kerjanya, cerita itu fiktif. Agar korban bisa lebih lama di penampungan baru di jual sebagai PSK atau yang lainnya," imbuhnya.

Maka dari itu, AKBP Kusworo Wibowo menegaskan, bila terdapat indikasi perdagangan dengan modus-modus kerja jangan dipercaya tetapi dicari tahu dulu legal atau tidak.

"Kalau tidak, pelaku nantinya akan bisa dikenai pidana 3-5 tahun penjara. Dan kita memerangi penyelundupan serta perdagangan manusia," tutupnya. (*)

Jurnalis :
Editor : Yatimul Ainun
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search