TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Diduga Ilegal, Kantor Imigrasi Tunda Ribuan Paspor dan Keberangkatan TKI

26/10/2017 - 14:04 | Views: 4.00k
Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Cucu Koswala saat menjadi key note speaker di acara Forum Diskusi Masyarakat di Pendopo (Foto: Angga/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, JEMBER – Direktoral Jendral (Dirjen) Imigrasi Republik Indonesia telah menunda penerbitan 4880 paspor, dan keberangkatan 920 orang karena diduga sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Cucu Koswala, usai menjadi keynote speaker dalam sebuah forum diskusi di Pendopo Kabupaten Jember, Kamis, (26/10/2017).

Penundaan tersebut, menurut Cucu Koswala, adalah salah satu upaya pencegahan terjadinya perdagangan orang dan penyelundupan manusia dari Indonesia ke luar negeri.

"Imigrasi melakukan pengetatan terhadap pemohon paspor yang diduga sebagai TKI ilegal atau non prosedural, sebab dengan tidak diterbitkannya paspor ini maka tidak bisa melakukan perjalanan ke luar negeri," ujarnya.

Direktur-Lalu-Lintas-Keimigrasian-Cucu-Koswala-3gNeHf.jpg

Selain itu pihak imigrasi, tambahnya, selalu melakukan pengecekan ke tempat pemberangkatan secara detil, ditakutkan ada WNI yang menjadi TKI ilegal.

"Di bandara, perlintasan hingga di pelabuhan kita cek terus. Karena rawan sekali adanya pemberangkatan TKI ilegal," imbuhnya.

Direktur-Lalu-Lintas-Keimigrasian-Cucu-Koswala-2TeLvI.jpg

Mantan Kepala imigrasi Kelas I Jakarta Selatan ini menjelaskan, paling banyak penundaan paspor ada di Batam, Tanjung Perak dan Sumatera Utara. "Untuk penundaan keberangkatan kebanyakan di Soekarno Hatta, Kualanamu Medan dan Juanda, serta masih ada beberapa di daerah kecil," jelasnya.

Adapun negara yang paling banyak dituju oleh TKI ilegal adalah negara-negara di Timur Tengah dan yang terbanyak, Malaysia, katanya. (*)

Jurnalis :
Editor : Faizal R Arief
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search