TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Hadapi "Human Trafficking", Pemda Jember akan Rangkul Semua Pihak

26/10/2017 - 13:14 | Views: 4.29k
Wakil Bupati Jember KH. Muqit Arief saat memberikan sambutan dalam acara Forum Diskusi Masyarakat di Pendopo (Foto: Angga/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember mengajak semua pihak untuk bekerjasama dalam menanggulangi kejahatan penyelundupan dan perdagangan manusia (human trafficking).

Menurut Wakil Bupati Jember KH. Muqit Arief, ada banyak faktor dan latarbelakang dibalik terjadinya perdagangan manusia. Salah satunya adalah faktor ekonomi, di samping faktor politik dan keamanan negara.

"Kondisi ekonomi masyarakat lemah yang paling utama, mudahnya perdagangan manusia terjadi, karena modusnya pasti diiming-imingi gaji besar," ujarnya saat di temui TIMES Indonesia usai acara FGD di Pendopo Kabupaten Jember, Kamis, (26/10/2017).

Menurut dia, forum diskusi seperti ini adalah ruang untuk memberi pemahaman dan peningkatan kewaspadaan masyarakat dalam hal tersebut serta sebagai ruang koordinasi di lintas sektoral.

"Kewaspadaan perlu ditingkatkan dengan berkoordinasi bersama stakeholder di seluruh wilayah kabupaten Jember, seperti camat, lurah, kepala desa bila perlu RT dan RW," imbuhnya.

Dengan pengawasan hingga tingkat RT dan RW ini, tambahnya, bisa diminimalisir adanya perdagangan manusia serta penyelundupan orang.

"RT atau RW dapat mendeteksi dengan mudah warganya yang akan keluar kota atau berpergian jauh, baik sebagai TKI atau TKW," tuturnya.

Acara diskusi tersebut dihadiri oleh Kepala Desa se Kabupaten Jember, Kepala Imigrasi se Jawa Timur dan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo. (*)

Jurnalis :
Editor : Faizal R Arief
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search