TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Bawaslu Jawa Timur Belum Menemukan ASN Terlibat Parpol

25/10/2017 - 17:07 | Views: 6.60k
Divisi pencegahan dan hubungan antar lembaga Bawaslu Propinsi Jatim, Aang Kunaifi seusai Sosialisasi Penyelenggaraan Pemilu 2019 di Hotel Grand Mahkota, Lamongan, Rabu (25/10/2017). (Foto: Ardiyanto/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, LAMONGAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Propinsi Jawa Timur (Jatim) masih belum menemukan adanya Aparat Sipil Negara (ASN) yang terindikasikan terlibat dalam kepengurusan Parpol. 

“Sampai saat ini belum ditemukan unsur ASN yang terlibat Partai Politik,” kata Divisi Pencegahan dan hubungan antar lembaga Bawaslu Propinsi Jatim, Aang Kunaifi seusai Sosialisasi dengan tema “Penyelenggaraan Pemilu 2019 sebagai Sarana Demokrasi Rakyat” di Hotel Grand Mahkota, Lamongan, Rabu (25/10/2017). 

Apalagi, paska penyerahan berkas salinan bukti keanggotaan Partai Politik (Parpol) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), belum ada laporan masyarakat tentang adanya unsur ASN di Jatim yang terlibat ke dalam parpol. 

“Belum ada yang masuk terkait aduan dari masyarakat mengenai hal itu," ucap Aang usai menghadiri seminar yang digelar oleh KPU Lamongan. 

BAWASLU-LAMONGANzgmTK.jpg

Lebih lanjut dikatakan Aang, sesuai undang-undang ASN, Aparat Sipil Negara memang tidak diperbolehkan untuk menjadi partisan apalagi pengurus Parpol. 

“Kalau ada laporan dari masyarakat, maka wajib hukumnya bagi Bawaslu untuk menindaklanjuti laporan tersebut,” ujarnya. 

Aang menegaskan, jika ada ASN yang terlibat dengan didukung bukti-bukti kuat, maka pihaknya akan menindaklanjutinya dengan meneruskan ke komisi ASN untuk diambil tindakan. 

"Andaipun itu ada, baik itu di tingkat propinsi maupun di tingkat kabupaten, sikap kita pun sama, yaitu harus menindaklanjuti laporan tersebut," tuturnya. (*)

Jurnalis : Ardiyanto
Editor : Faizal R Arief
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search