TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

KPU Lamongan Serius Perhatikan Pemilih Disabilitas

25/10/2017 - 17:23 | Views: 4.45k
Penyandang disabilitas mengikuti Sosialisasi dengan tema “Penyelenggaraan Pemilu 2019 sebagai Sarana Demokrasi Rakyat” di Hotel Grand Mahkota, Lamongan, Rabu (25/10/2017). (Foto: Ardiyanto/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, LAMONGAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, serius dalam memperhatikan para penyandang disabilitas dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada). 

KPU Lamongan mengupayakan supaya penyandang disabilitas, bisa menyalurkan hak memilihnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

“Penyandang disabilitas termasuk prioritas kita,” ucap Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Lamongan, MH. Fatkhur Rohman, Rabu (25/10/2017)  

KPU Lamongan juga mempersiapkan sedini mungkin, agar penyandang disabilitas yang juga mempunyai hak politik yang sama dengan warga negara Indonesia lain yang bukan penyandang disabilitas, dengan mengundang mereka mengikuti Sosialisasi Penyelenggaraan Pemilu 2019. 

“Karena selama ini ada stigma mereka kurang diperhatikan,” kata Fatkhur, seusai sosialisasi dengan tema “Penyelenggaraan Pemilu 2019 sebagai Sarana Demokrasi Rakyat” di Hotel Grand Mahkota, Lamongan. 

Lebih jauh, saat ditanya jumlah penyandang disabilitas yang mempunyai hak pilih di Lamongan, Fatkhur belum mengungkapkan secara detail. Sebab, data pemilih disabilitas berkaitan dengan pemutakhiran data pemilih. 

“Regulasi penambahan belum ada kepastian data disabilitas, tapi tidak ada perubahan signifikan untuk data pemilih disabilitas,” ujar Fatkhur.

Namun, Ia memastikan untuk data pemilih yang mengalami lonjakan cukup besar terjadi pada pemilih pemula. “Untuk prosentase pemilih pemula, naik 30 persen dan juga dari perubahan status dari belum menjadi menikah,” tuturnya. 

Lebih jauh, da membeberkan, sosialisasi yang dihadiri Divisi SDM dan Parmas KPU Provinsi Jawa Timur (Jatim), Gogot Cahyo Baskoro, Bawaslu Jatim Aang Kunaifi, dan Dosen Fisip Universitas Airlangga Surabaya, Dr. Kris Nugroho, ini bersifat segmentasi 

KPU Lamongan, berharap, dengan adanya sosialisasi penyelenggaraan Pemilu 2019 ini, akan transformasi ke masyarakat. “Apalagi ini berdekatan Pilgub, Pileg, Pilpres,” katanya. (*)

Jurnalis : Ardiyanto
Editor : Faizal R Arief
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search