TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Kena Debu Proyek Tol, Warga Tiga Desa Meradang

25/10/2017 - 16:54 | Views: 4.03k
Warga protes proyek jalan tol (foto: Happy/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, PROBOLINGGO – Puluhan warga memadati proyek pembangunan tol Pasuruan Probolinggo, di poros Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Mereka memblokir akses masuk proyek, lantaran kesal. Akibatna kendaraan berat maupun pekerja tidak bisa melintas maupun masuk ke areal proyek.

Aksi itu bukan tanpa alasan. Sebab, karena debu tol, warga mengalami gangguan kesehatan serta kerugian materi. Warga Desa Kedungsupit Kecamatan Wonomerto, dan Desa Pakistaji serta Kedung galeng Kecamatan Wonoasih, mengeluhkan sejumlah penyakit yang melanda warga.

Berdasarkan keterangan dari salah satu warga, karena keberadaan proyek ini, warga mengalami sejumlah gangguan kesehatan. Seperti gatal-gatal, iritasi mata, infeksi saluran pernafasan atas (ispa), dan susah tidur. “Rumah saya juga retak-retak karena getaran yang sering terjadi, seperti gempa bumi,” Kata salah satu warga, Rofika, Rabu (25/10/2017) siang.

Penyakit yang dialami warga itu, disebabkan karena debu proyek yang beterbangan masuk ke rumah warga. Selain itu, tak hanya debu, tanaman warga juga banyak yang rusak. Seperti cabai, tomat, dan lain sebagainya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Humas Tol Paspro, Panji mengatakan, saat ini sudah ada bagian lain yang mengurusi permasalahan tersebut.

“Apakah diganti rugi, atau kompensasi seperti apa, saya tidak tahu pasti. Karena saya juga sedang rapat perihal yang lain,” pungkasnya. (*)

Jurnalis :
Editor : Faizal R Arief
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search