TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Jadi Tempat Nyabu, Polisi Bakar Bilik Sabu di Socah

19/10/2017 - 18:11 | Views: 5.93k
Polisi saat membongkar bangunan semi permanen yang dijadikan tempat mengkonsumsi narkoba. (foto: Doni Heriyanto/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BANGKALAN – Enam bilik sabu di Desa Parseh dan Desa Sanggra Agung Kecamatan Socah, dihancurkan Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Bangkalan, Kamis (19/10/2017). Bilik sabu adalah istilah untuk bilik (kamar rumah bambu) yang dipakai untuk konsumsi sabu-sabu. 

Pemusnahan itu, dengan cara membakar bangunan semi permanen tersebut. "Kami musnahkan agar tidak lagi digunakan sebagai tempat mengonsumsi narkoba," jelas Kabag Ops Polres Bangkalan, Kompol Agung Setyono kepada TIMES Indonesia. 

Penemuan gubuk yang terbuat dari bambu itu, berawal dari penangkapan tujuh tersangka penyalahgunaan narkoba beberapa waktu lalu. Diketahui, empat bilik berlokasi di Desa Parseh dan dua bilik di Desa Sanggra Agung. 

"Kami akan terus mencari bilik seperti ini agar tidak disalahgunakan," ucapnya. 

Enam bilik yang dimusnakan tersebut terletak di tempat tersembunyi. Untuk menjangkau lokasi pembakaran bilik itu, harus melawati area persawahan dengan berjalan kaki. 

"Kami sudah berkordinasi dengan Kepada Desa Parseh dan Sanggra Agung. Mereka mendukung upaya pemberatasan penyalahgunaan narkoba," tandasnya. (*)

Jurnalis :
Editor : Khoirul Anwar
Publisher :
Copyright © 2017 TIMES Banyuwangi
Top

search Search