TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Ekonomi

Mantapkan Produk Batik, UMKM Batik di Bondowoso Bentuk Asosiasi

11/09/2019 - 19:07 | Views: 1.60k
Ketua Asosiasi UMKM batik di Kabupaten Bondowoso, Andriyanto saat menyerahkan pesanan batik ke KPU RI Jatim (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BONDOWOSO – Dalam rangka menguatkan produk lokal berupa batik khas Bondowoso, UMKM batik di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, membentuk asosiasi.

Andriyanto, pria yang didapuk jadi ketua mengatakan, asosiasi sudah terbentuk sejak Juni 2019, tapi namanya belum ditentukan.

Menurutnya, sudah ada sekitar 20 perajin batik di Bondowoso yang bergabung dalam asosiasi UMKM tersebut. Sementara salah satu program yang akan dilakukan adalah meningkatkan kualitas batik di Bondowoso.

"Kita akan bikin sharing tentang teknik pembuatan batik. Belajar dari daerah lain yang sudah lebih maju. Bisa kabupaten terdekat dulu, Jember," kata pemilik Ijen Batik di Desa Kemirian, Kecamatan Tamanan ini.

Dalam waktu dekat, jelas dia, asosiasi ini juga akan menghelat pekan batik untuk lebih memperkenalkan batik khas Bondowoso. Diperkirakan pada Oktober 2019.

Dijelaskan Andri, bahwa Bondowoso ini ciri khasnya motif yang sesuai landmark daerah kita, seperti singkong atau pegunungan.

Asosiasi-UMKM-batik-2.jpg

“Selain itu, ciri khas batik Bondowoso adalah pada warna yang lebih mencolok. Penguatan karakteristik batik Bondowoso inilah yang akan menjadi program jangka panjang asosiasi,” paparnya.

Pihaknya yakin, UMKM Batik di Bondowoso bisa bersaing dengan daerah lainnya. Tentu dengan kerja keras dan kerja sama.

“Gencarnya promosi wisata yang kini sedang digalakkan di Bondowoso, diharapkan bisa ikut memicu gairah perajin batik di Bondowoso,” ucapnya.

Berdirinya asosiasi juga diharapkan bisa memecahkan kendala yang kerap dialami perajin batik di Bondowoso. Salah satunya kesulitan mendatangkan bahan baku dan alat.

Selama ini, kata dia, masih pesan dari Solo meliputi kain, pewarna, malam, dan lain-lain. “Karena di Bondowoso belum ada toko yang menjual secara khusus bahan dan peralatan tersebut," sambungnya.

Dia juga berharap Pemkab Bondowoso terus mendukung dalam meningkatkan produksi dan kualitas batik di Bondowoso(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis : Moh Bahri
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Bondowoso
Copyright © 2019 TIMES Banyuwangi
Top

search Search