TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Hotel di Banyuwangi Tidak Terbukti Mencuri Listrik PLN

10/10/2019 - 17:23 | Views: 1.23k
Sidang putusan gugatan Hotel Kumala Jati Puspa Sari kepada PT PLN Area Banyuwangi. (Foto: Agung Sedana/ TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Banyuwangi, tudingan pencurian listrik yang dilakukan oleh Hotel Kumala Jati Puspa Sari tidak terbukti.

Dalam amar putusan majelis hakim yang diketuai Agus Pancara, menyatakan PT. PLN Area Banyuwangi telah melakukan perbuatan melawan hukum karena memutus jaringan listrik konsumen, Kamis (10/10/2019).

"Berdasarkan fakta-fakta dalam persidangan, hanya beberapa tuntutan saja yang dikabulkan,” kata Hakim Agus saat sidang putusan di Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Adapun beberapa poin tuntutan pihak hotel yang dikabulkan diantaranya, memutuskan PT PLN telah melakukan tindakan melawan hukum dengan memutus jaringan listrik Hotel Kumala. Kemudian, memutuskan agar dipasang kembali, menyambungkan dan mengalirkan listrik hotel tanpa bersyarat apapun.

"Menyatakan tidak berlaku penetapan tagihan susulan P2TL sebesar Rp 207.610.083,- yang dikeluarkan tergugat untuk penggugat," kata Agus.

Selain itu, Majelis Hakim juga mengabulkan tuntutan untuk menghukum tergugat agar membayar uang paksa (dwangsom)  atas keterlambatan pemasangan jaringan listrik Hotel Kumala sebesar Rp 500 ribu perhari, setelah putusan ini inkracht.

Sedangkan tuntutan agar PT PLN membayar ganti rugi materiil yang dialami Hotel Kumala sejak Bulan Desember 2018 sebesar Rp 46.237.860 per bulan dan kerugian immateriil Rp 1 miliar atas perbuatan tergugat, tidak terkabulkan.

Majelis Hakim juga menolak rekonvensi atau gugatan yang diajukan tergugat sebagai gugatan balik, karena pihak PLN tidak bisa menghadirkan bukti-bukti akurat. Atas keputusan ini, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Banyuwangi memberikan tenggang 14 hari setelah putusan tersebut dibacakan, apakah keduanya akan melanjutkan gugatan perdata ini ke tingkat selanjutnya.

Sementara itu, kuasa hukum Hotel Kumala, Roedi Hariyadi mengaku menerima hasil keputusan sidang tersebut. Namun, pihaknya akan melakukan banding apabila PT PLN juga mengajukan banding terhadap keputusan tersebut.

"Apabila pihak PLN mengajukan banding, maka terpaksa kita akan melanjutkan ini pada tahap selanjutnya," katanya.

Pada saat yang bersamaan, kuasa hukum PT PLN, Dyanita Lengganasari hanya berkomentar irit usai putusan Pengadilan Negeri Banyuwangi di bacakan. "Mohon maaf ya, saya tidak berkewenangan untuk memberikan komentar, silahkan menghubungi humas kami saja. Nanti akan mengeluarkan pers converence terkait persoalan ini,” katanya, usai sidang putusan gugatan Hotel Kumala Jati Puspa Sari. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis : Agung Sedana
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sholihin Nur
Copyright © 2019 TIMES Banyuwangi
Top

search Search