TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Teliti Optimalisasi Pemanfaatan Cyber Extention, Kepala BPP Jambi Lulus Doktor Ilmu Pertanian

11/01/2019 - 19:44 | Views: 21.89k
Para dosen penguji pada ujian akhir Disertasi Program Doktor Ilmu Pertanian di Program Pascasarjana Universitas Brawijaya Malang, Jumat (11/1/2019) petang. (FOTO: Ferry Agusta/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, MALANGKepala BPP Jambi (Balai Pelatihan Pertanian Jambi), Sabir, S.Pt, M.Si, berhasil meraih gelar doktor dalam ujian disertasi di Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jumat (11/1/2019). Sabir lulus dengan disertasi berjudul "Strategi Optimalisi Kinerja Penyuluh Pertanian Berbasis Cyber Extention di Wilayah Malang Raya Provinsi Jawa Timur".

Sabir mengatakan, dalam era revolusi industri 4.0, kemajuan teknologi semakin pesat. Penyuluh pertanian pun harus menyesuaikan diri dan turut memanfaatkan kemajuan teknologi dalam menyampaikan informasi yang update untuk para petani.

TIMES-Indonesia-Kepala-BPP-Jambi-Lulus-DoktorIlmu-Pertanian-2.jpg

"Cyber extention ini hadir untuk menjawab tuntutan pesatnya kebutuhan informasi pertanian bagi penyuluh pertanian di Indonesia," kata Sabir.

Sabir menyebutkan, sistem yang telah diterapkan oleh Kementrian Pertanian RI memiliki potensi yang sangat besar, Namun sayangnya hal ini belum dimanfaatkan dengan baik. Hasil penelitian yang dilakukan Sabir menyatakan bahwa tingkat pemanfaatn cyber extention masih relatif rendah.

"Faktor sosialisasi menjadi faktor penentu dari kinerja penyuluh pertanian dalam memanfaatkan cyber extention," terangnya. 

Data dari penelitian Sabir menunjukkan, kegiatan sosialisasi cyber extention yang melibatkan penyuluh masih tergolong kurang intensif. Ini disebabkan kurangnya motivasi dalam diri penyuluh.

TIMES-Indonesia-Kepala-BPP-Jambi-Lulus-DoktorIlmu-Pertanian-3.jpg

"Strategi peningkatan kinerja penyuluh pertanian dalam konteks pemanfaatan Cyber Extention ini dibutuhkan pernerapan strategi yang agresif," tambah pria yang pernah bertugas di BBPP (Balai Besar Pelatihan Peternakan) Batu ini.

Strategi yang dimaksudkan salah satunya memfasilitasi institusi yang menangani penyuluh pertanian dengan peralatan cyber extention seperti komputer dan jaringan internet, Base Transreceiver Station (BTS). Hasil penelitian S-3 program doktor ilmu pertanian dari Sabir, Kepala BPP Jambi ini, merupakan langkah awal yang sekiranya dapat dijadikan rujukan bagi pengambil kebijkan dalam rangka memberikan arah pengembangan kebijakan penyuluhan pertanian berbasis cyber extention(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis : Imadudin Muhammad
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Malang
Copyright © 2019 TIMES Banyuwangi
Top

search Search