TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

BSSN Bersinergi Tangkal Gangguan Maleware

24/11/2018 - 15:41 | Views: 55.97k
Badan Siber dan Sandi Negara (FOTO: Dok. Istimewa)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) bersinergi dengan Swiss German University, serta HoneyNey Indonesia untuk mendalami gangguan malware (malicious software).

Ancaman malware bisa berupa virus dan trojan berhasil menggaangu sitem jaringan dunia sebesar 40 persen. Malware juga dinilai dapat berpotensi mengganggu kelancaran Pemilihan Umun (Pemilu) April 2019 mendatang. 

Oleh karenanya BSSN melakukan upaya bersama dalam membangun pusat riset dan database komprehesnof tentang malware bersama para penggiat dan pakar IT serta dukungan jejaring Universitas maupun perguruan tinggi.

Menurut Sulistyo selaku Direktur Deteksi Ancaman BSSN, badan regulator di dunia siber ini meneruskan proyek HoneyNet Indonesia yang tadinya dinaungi oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika, yang merupakan suatu proyek kerjasama komunitas pegiat IT dan dunia, dan akademisi, untuk meningkatkan kepedulian, menyediakan informasi terkait ancaman siber (cyber threats). Saat ini proyek HoneyNet ditangani oleh BSSN.

"Kita membangun jejaring di universitas perguruan tinggi untuk project HoneyPot, yaitu membangun pusat riset khusus buat malware. Ini sudah dilakukan sejak lima tahun lalu. Kita berharap ini bisa jadi sebuah proyek nasional," kata Sulistyo secara tertulis, Jakarta, Sabtu (24/11/2018).

Ia menambahkan, proyek ini akan membuat sebuah database yang komprehensif untuk mengidentifikasi malware yang masuk ke Indonesia. Para ahli akan mengenali Indicator of Compromise (IOC), atau gangguan sistem komputer, dan signature (ciri khas) dari malware.

"Setelah kita tahu struktur malwarenya seperti apa, apa yang dia serang dan ganggu, kita bisa tahu sistim-sistim apa saja yg rentan terhadap malware tersebut. Lalu kita edukasikan ke publik, kita informasikan misalnya hati-hati ada serangan malware A yang berakibat ini dampaknya ABCD dan cara penanganannya," pungkasnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis : Rizki Amana
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jakarta
Copyright © 2018 TIMES Banyuwangi
Top

search Search