TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita
Hari Santri Nasional 2018

Usung Duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Bravo 5 Jatim Gelar Tablig Akbar

11/10/2018 - 18:35 | Views: 20.72k
Ribuan jemaah Tablig Akbar yang digelar Bravo 5 Jatim bekerjasama dengan MWC NU Poncokusumo, Kabupaten Malang, Kamis (11/10/2018). (FOTO: Istimewa)

TIMESBANYUWANGI, MALANG – Memeriahkan Hari Santri Nasional 2018, Bravo 5 Jatim bekerjasama dengan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Poncokusumo, Kabupaten Malang menggelar Tablig Akbar. Bravo 5 Jatim secara tegas mendukung duet Jokowi_KH Ma’ruf Amin.

Dalam Tablig Akbar itu, hadir ribuan jemaah yang mayoritas adalah warga Nahdliyin di Poncokusumo, Kabupaten Malang, Kamis (11/10/2018).

Tablig Akbar itu juga memperingati Hari Santri Nasional 2018. Hadir memberikan ceramah agama dalam acara itu, Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar.

Panitian-tablig-akbar.jpg

Menurut Ketua Bravo 5 Jawa Timur, H Ubaidillah Amin Moechammad, dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2018, Bravo 5 Jatim, yang terdiri dari elemen kaum muda yang sadar akan sejarah perjuangan NU bagi kemerdekaan NKRI, menghimbau kepada seluruh masyarakat Jatim untuk bahu-membahu memeriahkan perayaan Hari Santri Nasional 2018.

Banyak alasan dan korelasi yang mendasari mengapa perayaan HSN 2018 berdampak terhadap pemenangan Presiden Jokowi yang saat ini berpasangan dengan KH Ma'ruf Amin untuk kembali memimpin Indonesia satu periode kedepan.

“Duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin merupakan pasangan nasionalis religius. Duet ini merupakan representasi dari keberagaman yang ada di lndonesia,” jelasnya.

Pada periode pertama kepemimpinan Jokowi katanya, dinilai telah mampu memberikan apresiasi terhadap perjuangan NU dalam memerdekakan NKRI dengan pengesahan Hari Santri Nasional.

Presiden Joko Widodo dinilai berhasil memberi kesempatan bagi kader-kader terbaik NU untuk ikut serta membangun negeri di Kabinet Kerja.

“Pemerintahan Jokowi telah mampu menghadirkan ekonomi keumatan yang berbasis pesantren yang identik dengan perjuangan NU,” urai Ubaidillah.

Selain itu, Presiden Jokowi juga dinilai sosok yang sangat dekat dengan ulama dan telah membuktikan setiap kunjungan ke daerah selalu berkunjung ke pesantren-pesantren berbasis NU.

“Presiden Joko Widodo merupakan sosok yang sederhana, pemimpin yang merakyat, tidak glamour, sangat cocok dijadikan panutan oleh putra-putri bangsa yang saat  butuh sosok ideal dalam menjalankan kepemimpinan,” katanya.

Untuk wakil Presiden, ada sosok KH Ma'ruf Amin. “Beliau merupakan sosok ulama yang ideal, tawadhu, yang sangat mempunyai kontribusi positif bagi keberlangsungan bangsa dan negara,” jelasnya.

Dari itu, Bravo 5 Jatim menganggap bahwa kepemimpinan Presiden Jokowi nanti akan berpasangan dengan KH Ma'ruf Amin sudah sangat tepat dan harus dilanjutkan dua periode. “Bravo 5 Jatim bertekad, saling bahu-membahu denga warga Nahdliyin untuk memenangkan duet Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 mendatang,” harap Ubaidillah. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Sholihin Nur
Copyright © 2018 TIMES Banyuwangi
Top

search Search