TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Satpol PP Banyuwangi Temukan Banyak Miras Ilegal di Homestay Mojo Surf Camp Pulau Merah

19/02/2020 - 19:28 | Views: 3.33k
Satpol PP Banyuwangi, menemukan seratus lebih miras ilegal, terdiri dari produk lokal dan luar negeri dalam razia disejumlah homestay disekitar pantai wisata Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. (Foto : Istimewa)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Razia minuman keras (miras) yang digelar Satpol PP Banyuwangi, disejumlah homestay di pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, sukses besar. Petugas penegak Peraturan Daerah (Perda) berhasil menemukan seratus botol lebih miras ilegal.

Termasuk di homestay Mojo Surf Camp Pulau Merah, yang berdiri tepat disamping tempat ibadah.

“Kita dapat temuan banyak sekali, miras gak berizin,” ucap Kasi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Banyuwangi, Rifai, Rabu (19/2/2020).

Data di lapangan, miras ilegal yang ditemukan Satpol PP Banyuwangi, di homestay Mojo Surf Camp Pulau Merah, berjumlah sekitar 98 botol. Bahkan bukan hanya produk lokal, tapi juga luar negeri. Terdiri dari jenis bir Bintang, Heineken, Strong Bow, Bali Hai, Bintang Radler, San Miguel dan Mineklang.

Awalnya, masih Rifai, razia berjalan lancar. Namun mendadak massa berdatangan dan mengepung petugas Satpol PP yang sedang bertugas melakukan penegakan aturan.

Massa yang diduga dikomando SK, oknum warga setempat, yang disinyalir rekan dari AR, pengelola homestay Mojo Surf Camp Pulau Merah, langsung menghalangi petugas. Bahkan dia mengklaim bahwa mereka adalah masyarakat taat hukum.

Kepada Satpol PP, mereka mengaku pernah mencoba mengurus Izin Usaha Perdagangan (IUP) miras. Tapi tak pernah berhasil lantaran pembangunan tempat usaha homestay tidak dilengkapi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Tanah yang ditempati pun adalah tanah negara dibawah naungan Perhutani KPH Banyuwangi Selatan.

Dalam ketegangan, massa juga menilai razia yang dilakukan Satpol PP Banyuwangi, tebang pilih. Karena hanya menyasar homestay disekitar pantai Pulau Merah saja.

“Surat tugas kita hanya untuk Pulau Merah, massa minta kita juga razia homestay di sekitar pantai Mustika, ya tidak bisa, akhirnya suasana makin memanas,” ungkap Rifai.

Meminimalisir terjadinya bentrok dengan massa, akhirnya Satpol PP terpaksa mengembalikan miras ilegal hasil razia.

Sebelumnya, miras ilegal juga didapati Satpol PP Banyuwangi di homestay Pondok Mertua. Yakni jenis bir Bintang berjumlah 21 botol. Sedang di homestay Rich’s (Red Island Container Hotel & Surf ) dan homestay Red Island Vilass, nihil. Dan akibat hadangan massa tersebut akhirnya razia miras Satpol PP Banyuwangi, di pantai wisata Pulau Merah, dihentikan. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis : Syamsul Arifin
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur
Copyright © 2020 TIMES Banyuwangi
Top

search Search