Peristiwa - Daerah
Lagi, Dua Tersangka Kasus Korupsi di Banyuwangi Ditahan
18-07-2016 - 13:26 | Views: 30.16k
Bambang Suyitno ‎dan Muchlisin, dua tersangka kasus korupsi pembangunan gedung perawatan RSUD Genteng, Banyuwangi senilai 4 miliar rupiah, tahun 2010 (Foto: Syarif/ TIMES Indonesia)
Bambang Suyitno ‎dan Muchlisin, dua tersangka kasus korupsi pembangunan gedung perawatan RSUD Genteng, Banyuwangi senilai 4 miliar rupiah, tahun 2010 (Foto: Syarif/ TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Satu persatu kasus korupsi di Kabupaten Banyuwangi, terus diungkap oleh ‎Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat. Selain kasus korupsi bedah rumah, Kejari juga menahan Bambang Suyitno ‎dan Muchlisin, dua tersangka korupsi pembangunan gedung perawatan RSUD Genteng, Banyuwangi senilai 4 miliar rupiah.

Pengawas dan perencana paket proyek tahun 2010 tersebut dijebloskan ke Lapas kelas 2B Banyuwangi. Sebenarnya, mereka sudah ditetapkan menjadi tersangka sejak tahun 2012.

“Kita sudah tahan 3 orang, selanjutnya dua orang ini yang kita jebloskan ke tahanan," ujar Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Adi Imanuel Palebangan, Senin (18/7/2016).

Dalam kasus ini, Kejari menemukan kerugian negara sebesar 214 juta rupiah dari dana APBD tahun 2010. Keduanya ikut terlibat dalam pelaporan administrasi pembangunan gedung perawatan RSUD Genteng tersebut.

"Mereka menyetujui laporan seratus persen, padahal tidak ada dan bangunan juga belum jadi,” cetusnya.

Akibat perbuatan tersebut, keduanya dijerat Pasal 2 ayat 1 Undang – undang Nomor 20 Tahun 2001 perubahan Undang – undang Nomor 31 Tahun 1999 junto 55 ayat 1 KUHP.

Sebelumnya, Kejari Banyuwangi telah menahan 3 tersangka lain dalam kasus ini. Mereka adalah mantan Direktur RSUD Genteng, dr. Nanang Sugianto, Dwinta Indrawati dan Riskiyanto Dodik selaku direktur dan komanditer PT Pancoran Indah selaku pemenang tender. (*)

Pewarta
: Syamsul Arifin
Editor
: Yatimul Ainun
Publisher
: Sholihin Nur