Peristiwa - Nasional
Kata Jokowi, Perang Terhadap Narkoba Adalah Keniscayaan
12-07-2018 - 17:15 | Views: 2.14k
Presiden RI, Joko Widodo. (FOTO: Istimewa)
Presiden RI, Joko Widodo. (FOTO: Istimewa)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, perang terhadap narkoba adalah keniscayaan, dan memberantasanya harus melibatkan seluruh kekuatan bangsa.

"Beliau (Presiden Jokowi) juga berkali kali mengatakan Indonesia darurat narkoba," ucap Menkopolhukam Wiranto di Pusat Rehabilitasi BNN, Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/7/2018).

Kata dia, banyaknya pintu masuk di jalur-jalur ilegal di wilayah perbatasan turut memperparah peredaran narkoba di tanah air sekarang. Sehingga, setiap jengkal tanah Indonesia harus diawasi ketat seluruh komponen bangsa.

"Perbatasan kita luas, nomer dua setelah Kanada. Kita negara maritim, tempat masuk narkoba itu banyak sekali. Lewat perairan, daratan semua tempat masuk yang rentan sekali," tutur Wiranto.

Ditegaskan, bahaya narkoba bukan lagi di depan mata, tapi sudah dialami langsung bangsa Indonesia saat ini. "Kalau lihat lihat tangkapan-tangkapan, sitan-sitan kan luar biasa. Ton-tonan. Artinya yang belum ketangkep juga masih ton-tonan," tegas Wiranto.

Karena itu, Menko Wuranto kembali menegaskan, semua pihak harus total melawan peredaran narkoba. Kalau tidak, generasi muda dipertaruhkan masa depannya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta jajaran kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk bertindak tegas terhadap pengedar dan bandar narkoba. Bahkan, jika diperlukan, Jokowi meminta aparat untuk tidak ragu melakukan penembakan di tempat.

"Ya kalau melawan saya kira SOP (prosedur operasional standar) di Polri dan BNN sudah jelas," tegas Jokowi usai menghadiri Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur belum lama ini. (*)

Pewarta
: Hasbullah
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: