Peristiwa - Nasional
Hutama Karya Persero Usulkan PMN Rp 12.5 T ke Komisi VI DPR
11-07-2018 - 19:15 | Views: 1.96k
Direktur Keuangan Hutama Karya (HK) Persero, Anis Anjayani (berkerudung putih). (FOTO: Alfi Dimyati/TIMES Indonesia)
Direktur Keuangan Hutama Karya (HK) Persero, Anis Anjayani (berkerudung putih). (FOTO: Alfi Dimyati/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTAPT Hutama Karya (HK) Persero mengusulkan Penyertaan Modal Negara kepada BUMN (PMN) untuk tahun 2019 sebesar Rp 12.5 triliun kepada Komisi VI DPR RI.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kementerian BUMN Imam A Putro saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

"Rencana penggunaan PMN yakni untuk melanjutkan pelaksanaan penugasan pemerintah dalam melakukan pengusahaan jalan tol di Sumatera berdasarkan Perpres Nomor 100 tahun 2014 Sebagaimana telah diubah melalui Perpres Nomor 117 tahun 2015 untuk PMN tahun 2019 akan digunakan untuk melanjutkan pengusahaan ruas Pekanbaru - Dumai, ruas Terbanggi Besar - Pematang," kata Imam Putro.

"Ruas panggung - Kayu Agung, ruas kisaran - Indrapura, ruas Pekanbaru -  Padang, ruas Kuala Tanjung - tebing tinggi - Parapat dan ruas Medan - Aceh," lanjutnya.

Pemberian suntikan dana ke HK sendiri akan bermanfaat bagi perusahaan, pemerintah dan rakyat.

"Manfaat PMN bagi perusahaan yakni adanya struktur permodalan yang lebih kuat dalam rangka melakukan pengusahaan jalan tol, meningkatkan kemampuan daya ungkit (leverage) dalam pembiayaan pengusahaan jalan tol, kemampuan mengeksekusi pembangunan dengan lebih cepat," katanya.

Sementara untuk pemerintah dan rakyat yakni akan memberikan nilai tambah pada mobilitas barang dan orang.

"Peningkatan nilai tambah pengembangan sektor perindustrian komersial dan Perumahan serta penciptaan lapangan kerja, efek permanen pertumbuhan ekonomi sebesar 0,07 - 0,5 per tahun selama 20 tahun untuk 11 ruas setara dengan Rp 351 triliun sampai dengan Rp 2505 triliun," terangnya.

Selain itu, kata dia, PMN juga akan mendatangkan manfaat ekonomi salah satunya yakni penghematan atau besar keuntungan biaya operasional kendaraan (BKBOK) sebesar Rp 12 Mioyar/KM/Tahun. (*)

Adapun untuk latar belakang usulan penambahan PMN yakni untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur Jalan Tol guna mendukung program pemerintah dalam rangka membangun konektivitas nasional sebagaimana tertuang dalam nawacita pemerintah.

Meningkatkan kemampuan leveraging PT HK guna melanjutkan pelaksanaan penugasan pengusahaan jalan tol di Sumatera sesuai Perpres Nomor 100 tahun 2014 sebagaimana telah diubah melalui Perpres Nomor 17 tahun 2015.

Latar belakang lainnya yakni untuk menjaga rasio keuangan (DER maupun ekuitas) PT HK pada posisi yang sehat agar tetap memperoleh kepercayaan dari lembaga keuangab untuk memberikan pendanaan.

Atas hal tersebut, PT Hutama Karya Persero mengusulkan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada BUMN (PMN) untuk tahun 2019 sebesar Rp 12.5 Triliun. (*)

Pewarta
: Alfi Dimyati
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Rizal Dani