Peristiwa
Tanggap Darurat Usai, Bantuan Terus Mengalir ke Korban Banjir Banyuwangi
08-07-2018 - 16:15 | Views: 3.12k
Posko banjir bandang di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi. (FOTO: Rizki Alfian/TIMES Indonesia)
Posko banjir bandang di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi. (FOTO: Rizki Alfian/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Pasca masa tanggap darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi tetap akan melakukan koordinasi dengan desa maupun dinas terkait guna melakukan pendampingan kepada masyarakat terdampak bencana banjir bandang yang di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuru, Banyuwangi.

Selain itu, distribusi bantuan logistik juga akan dituntaskan. Hingga saat ini, bantuan masih terus mengalir ke posko. Khusus material untuk membangun rumah, akan dititipkan dulu ke kantor desa sembari menunggu rencana anggaran biaya hasil verifikasi.

“Sejumlah pekerjaan seperti pertolongan darurat, pemenuhan kebutuhan dasar, pelayanan kesehatan, pendistribusian bantuan telah diselesaikan,” ungkap Eka Muharram, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi, Minggu (8/7/2018).

Eka mengatakan, mengatakan, operasi tanggap darurat bencana ini berlaku selama 13 hari. Sementara itu normalisasi masa tanggap darurat capaian pekerjaannya lebih dari 95 persen, atau boleh dibilang sesuai target. Baik normalisasi kondisi wilayah maupun normalisasi kondisi masyarakat terdampak bencana.

“Memang belum bisa normal seperti sebelum terjadi banjir, namun pekerjaan untuk masa tanggap darurat itu sudah sesuai target,” terang Eka.

Target yang telah dicapai tersebut, lanjut Eka, seperti pengerukan dan evakuasi endapan lumpur di rumah warga, di jalan-jalan lingkungan, dan jalan raya. Punbegitu sejumlah alat berat masih tetap akan ditempatkan di sekitar sungai untuk antisipasi bila sewaktu-waktu debit air meningkat. Mengingat, di wilayah hulu sungai masih musim hujan.

Sebagai informasi, banjir bandang melanda Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, pada 22 Juni 2018 lalu. Sekitar 300 rumah terdampak banjir bandang. (*)

Pewarta
: Rizki Alfian
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Rizal Dani